<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Film Paling Romantis</title>
	<atom:link href="http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/</link>
	<description>Cocok dibaca sambil minum kopi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Nov 2009 03:02:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: dicky</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-4346</link>
		<dc:creator>dicky</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 21:19:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-4346</guid>
		<description>menurut saya ada beberapa film yang bener2 berkesan buat saya
1. life is beautifull (bener2 dalem makanany)
2. Facing the giant ( itu jadi ispirasi saya)
3. a walk to remmember (karena hampir mirip sama 
kisah saya dan mantan pacar saya, yang entah kemana)
4. radit love janni (film itu menggambarkan sebuah cinta yang sesungguhnya)

&lt;em&gt;Dari film-film yang anda tawarkan, saya baru nonton &quot;Life is Beautiful&quot;. Sedang &quot;Radit Loves Janni&quot; kapan itu diputar di TV tapi saya nggak sempat nonton mungkin keburu tidur...
Kedua film yang lain, kapan-kapan saya tonton deh...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menurut saya ada beberapa film yang bener2 berkesan buat saya<br />
1. life is beautifull (bener2 dalem makanany)<br />
2. Facing the giant ( itu jadi ispirasi saya)<br />
3. a walk to remmember (karena hampir mirip sama<br />
kisah saya dan mantan pacar saya, yang entah kemana)<br />
4. radit love janni (film itu menggambarkan sebuah cinta yang sesungguhnya)</p>
<p><em>Dari film-film yang anda tawarkan, saya baru nonton &#8220;Life is Beautiful&#8221;. Sedang &#8220;Radit Loves Janni&#8221; kapan itu diputar di TV tapi saya nggak sempat nonton mungkin keburu tidur&#8230;<br />
Kedua film yang lain, kapan-kapan saya tonton deh&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tridjoko</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1819</link>
		<dc:creator>tridjoko</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 13:33:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1819</guid>
		<description>--&gt; Bu Tutinonka :

Wah..Bu kenapa ya film tertentu sangat berkesan bagi orang lain tapi tidak berkesan bagi orang lainnya ?

Menurut saya, kalau kita sudah naksir nonton suatu film, entah karena tertarik sinopsisnya atau karena dibujukin temen buat nonton misalnya &quot;Bagus deh, tonton aja !&quot; dan kita nontonnya di gedung bioskop (bukan lewat VCD &quot;copyleft&quot;), tentu itu akan menjadi sangat berkesan...

Misalnya film &quot;A Few Good Men&quot; yang bercerita tentang para Marinir di kamp Guantanamo, Kuba. Saya lamaaaaa sekali naksir mau nonton film itu, saya amati terus posternya yang ada tulisannya &quot;coming soon&quot;... Terus, waktu film itu benar diputar di Yishun Theatre, saya bener nonton di suatu hari Minggu yang panas. Wah..film itu bagus sekali. Permainan Tom Cruise dan Demi Moore sebagai JAG (Oditurat Militer Marinir), dan Jack Nicholson sebagai Kolonel Marinir ex Nam (Vietnam) yang gagah tapi pongah, sangat-sangat menawan.. Pokoknya, saya puassss begitu saja (sorry niru iklan Rinso)...

Begitu juga di suatu hari Minggu lainnya saya nonton &quot;The House Sitter&quot; yang dibintangi Steve Martin dan Goldie Hawn yang amat sangat lucu dan romantis...saya ketawa ngakak sendirian di gedung bioskop ! (biasanya saya nonton sendirian, soalnya kamar hotel saya setiap jam 10-11 dibersihkan sama Janitor hotel, jadi lebih baik saya pergi, dan biasanya nonton)...

Begitu juga waktu saya nonton &quot;Thelma and Louise&quot; dari Geena Davis dan Susan Sarandon yang kental dengan dialok Southerners&#039; American English itu..saya benar-benar terhibur, apalagi Brad Pitt yang waktu itu masih pemain baru...ngeledek suaminya Geena Davis dengan mengucapkan &quot;I&#039;ve f*** your wife !!&quot; sambil menggoyangkan pinggulnya... hahahaha... (mungkin adegan itu di Indonesia bakal dipotong !!)..

Bagi orang lain, mungkin ada alasan khusus mengapa Ibu misalnya seneng &quot;The Last Samurai&quot; tapi saya tidak karena nonton hanya dari VCD (veri &quot;copyleft&quot;). Begitu pula waktu saya bilang film &quot;Letters from Iwo Jima&quot; saya anggap bagus karena menggambarkan dengan pas tentara Jepang yang bertempur di Iwo Jima waktu Perang Dunia II, tapi keponakan saya tidak setuju dan dia malah bilang film lainnya tentang Iwo Jima yaitu &quot;Flags of Our Fathers&quot; dianggap lebih baik...

Menurut saya, ya itu tadi. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda.. hahahaha...

Itu saja...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8211;&gt; Bu Tutinonka :</p>
<p>Wah..Bu kenapa ya film tertentu sangat berkesan bagi orang lain tapi tidak berkesan bagi orang lainnya ?</p>
<p>Menurut saya, kalau kita sudah naksir nonton suatu film, entah karena tertarik sinopsisnya atau karena dibujukin temen buat nonton misalnya &#8220;Bagus deh, tonton aja !&#8221; dan kita nontonnya di gedung bioskop (bukan lewat VCD &#8220;copyleft&#8221;), tentu itu akan menjadi sangat berkesan&#8230;</p>
<p>Misalnya film &#8220;A Few Good Men&#8221; yang bercerita tentang para Marinir di kamp Guantanamo, Kuba. Saya lamaaaaa sekali naksir mau nonton film itu, saya amati terus posternya yang ada tulisannya &#8220;coming soon&#8221;&#8230; Terus, waktu film itu benar diputar di Yishun Theatre, saya bener nonton di suatu hari Minggu yang panas. Wah..film itu bagus sekali. Permainan Tom Cruise dan Demi Moore sebagai JAG (Oditurat Militer Marinir), dan Jack Nicholson sebagai Kolonel Marinir ex Nam (Vietnam) yang gagah tapi pongah, sangat-sangat menawan.. Pokoknya, saya puassss begitu saja (sorry niru iklan Rinso)&#8230;</p>
<p>Begitu juga di suatu hari Minggu lainnya saya nonton &#8220;The House Sitter&#8221; yang dibintangi Steve Martin dan Goldie Hawn yang amat sangat lucu dan romantis&#8230;saya ketawa ngakak sendirian di gedung bioskop ! (biasanya saya nonton sendirian, soalnya kamar hotel saya setiap jam 10-11 dibersihkan sama Janitor hotel, jadi lebih baik saya pergi, dan biasanya nonton)&#8230;</p>
<p>Begitu juga waktu saya nonton &#8220;Thelma and Louise&#8221; dari Geena Davis dan Susan Sarandon yang kental dengan dialok Southerners&#8217; American English itu..saya benar-benar terhibur, apalagi Brad Pitt yang waktu itu masih pemain baru&#8230;ngeledek suaminya Geena Davis dengan mengucapkan &#8220;I&#8217;ve f*** your wife !!&#8221; sambil menggoyangkan pinggulnya&#8230; hahahaha&#8230; (mungkin adegan itu di Indonesia bakal dipotong !!)..</p>
<p>Bagi orang lain, mungkin ada alasan khusus mengapa Ibu misalnya seneng &#8220;The Last Samurai&#8221; tapi saya tidak karena nonton hanya dari VCD (veri &#8220;copyleft&#8221;). Begitu pula waktu saya bilang film &#8220;Letters from Iwo Jima&#8221; saya anggap bagus karena menggambarkan dengan pas tentara Jepang yang bertempur di Iwo Jima waktu Perang Dunia II, tapi keponakan saya tidak setuju dan dia malah bilang film lainnya tentang Iwo Jima yaitu &#8220;Flags of Our Fathers&#8221; dianggap lebih baik&#8230;</p>
<p>Menurut saya, ya itu tadi. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda.. hahahaha&#8230;</p>
<p>Itu saja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tutinonka</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1812</link>
		<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 17:15:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1812</guid>
		<description>Wah, kalau saya lebih suka nonton pakai VCD player Pak, soalnya layar tv saya agak gede. Lagian bisa di-hold dan di-play pakai remote (jadi kalau mau ambil minum atau ke toilet dulu nggak repot ... he he).

Saya juga sudah nonton &quot;Sleepless in Seatle&quot;, &quot;You&#039;ve Got Mail&quot;, dan &quot;When Harry Met Sally&quot;. Meg Ryan memang cocok main film yang berbau komedi gitu. Waaa .... lha kalau Bapak seneng cewek bule, rambut pirang, mata biru, kok milihnya malah tentara? Jauh banget euy ... he he he, maaf Bu Susi, bercanda aja lho ....

Menurut saya film &quot;Troy&quot; bagus kok Pak. Ada dialog-dialog yang filosofis, juga adegan yang mengharukan ketika Raja Troy meminta mayat anaknya (Hector) dari Achilles (dimainkan oleh Brad Pitt). Hector ini dibunuh oleh Achilles, lalu mayatnya diseret di belakang kereta kuda oleh Achilles. Malam harinya, Raja Troy menyelusup ke tenda Achilles, mohon agar diijinkan membawa pulang mayat anaknya. Dialognya pada adegan ini sangat mengharukan, membuat saya tersedu-sedu (untung nontonnya di rumah ... ).
Brad Pitt juga main bagus dalam &quot;Seven Years inTibet&quot; dan (kalau nggak salah judulnya) &quot;Winter Fall&quot;. 

&quot;The Last Samurai&quot; saya suka, dan sempat banjir air mata juga ketika nonton adegan Ken Watanabe akhirnya harakiri untuk membela harga dirinya sebagai Samurai. Tom Cruise meninggalkan Nicole Kidman kan di luar film, Pak. Kalau di film, yang ada ya Kapten Algren. 

Bapak belum nonton &quot;Cut Nyak Dien&quot;? Wah, perlu diragukan nasionalisme Bapak nih. Christine Hakim main baaguuus sekali. Christine begitu menjiwai spirit Cut Nyak, sampai-sampai sudah lewat beberapa lama dari shooting film, dia masih saja belum bisa lepas dari karakter Cut Nyak. Bapak nggak bisa bilang lebih suka &quot;Doea Tanda Mata&quot; dong kalau belum membandingkan dengan &quot;Cut Nyak Dien&quot;. 

Di Yogya masih ada bioskop nggak? Ada dong Pak, meskipun bioskop-bioskop lama memang sudah gulung tikar (eh, tutup tirai ... mana ada bioskop pakai tikar ya). Yang terbaru ada di Ambarukmo Plaza. Saya dengar sekarang malah muncul bioskop-bioskop mini di semacam kafe-kafe, dengan kapasitas kursi hanya sekitar 10 - 15 buah. Filmnya bisa kita pilih sendiri, jadi kayak bioskop pesanan, begitu. Kita bisa nonton rame-rame sama teman atau keluarga. Kalau ini nggak cuma popcorn seember gedhe Pak, segerobak juga boleh ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, kalau saya lebih suka nonton pakai VCD player Pak, soalnya layar tv saya agak gede. Lagian bisa di-hold dan di-play pakai remote (jadi kalau mau ambil minum atau ke toilet dulu nggak repot &#8230; he he).</p>
<p>Saya juga sudah nonton &#8220;Sleepless in Seatle&#8221;, &#8220;You&#8217;ve Got Mail&#8221;, dan &#8220;When Harry Met Sally&#8221;. Meg Ryan memang cocok main film yang berbau komedi gitu. Waaa &#8230;. lha kalau Bapak seneng cewek bule, rambut pirang, mata biru, kok milihnya malah tentara? Jauh banget euy &#8230; he he he, maaf Bu Susi, bercanda aja lho &#8230;.</p>
<p>Menurut saya film &#8220;Troy&#8221; bagus kok Pak. Ada dialog-dialog yang filosofis, juga adegan yang mengharukan ketika Raja Troy meminta mayat anaknya (Hector) dari Achilles (dimainkan oleh Brad Pitt). Hector ini dibunuh oleh Achilles, lalu mayatnya diseret di belakang kereta kuda oleh Achilles. Malam harinya, Raja Troy menyelusup ke tenda Achilles, mohon agar diijinkan membawa pulang mayat anaknya. Dialognya pada adegan ini sangat mengharukan, membuat saya tersedu-sedu (untung nontonnya di rumah &#8230; ).<br />
Brad Pitt juga main bagus dalam &#8220;Seven Years inTibet&#8221; dan (kalau nggak salah judulnya) &#8220;Winter Fall&#8221;. </p>
<p>&#8220;The Last Samurai&#8221; saya suka, dan sempat banjir air mata juga ketika nonton adegan Ken Watanabe akhirnya harakiri untuk membela harga dirinya sebagai Samurai. Tom Cruise meninggalkan Nicole Kidman kan di luar film, Pak. Kalau di film, yang ada ya Kapten Algren. </p>
<p>Bapak belum nonton &#8220;Cut Nyak Dien&#8221;? Wah, perlu diragukan nasionalisme Bapak nih. Christine Hakim main baaguuus sekali. Christine begitu menjiwai spirit Cut Nyak, sampai-sampai sudah lewat beberapa lama dari shooting film, dia masih saja belum bisa lepas dari karakter Cut Nyak. Bapak nggak bisa bilang lebih suka &#8220;Doea Tanda Mata&#8221; dong kalau belum membandingkan dengan &#8220;Cut Nyak Dien&#8221;. </p>
<p>Di Yogya masih ada bioskop nggak? Ada dong Pak, meskipun bioskop-bioskop lama memang sudah gulung tikar (eh, tutup tirai &#8230; mana ada bioskop pakai tikar ya). Yang terbaru ada di Ambarukmo Plaza. Saya dengar sekarang malah muncul bioskop-bioskop mini di semacam kafe-kafe, dengan kapasitas kursi hanya sekitar 10 &#8211; 15 buah. Filmnya bisa kita pilih sendiri, jadi kayak bioskop pesanan, begitu. Kita bisa nonton rame-rame sama teman atau keluarga. Kalau ini nggak cuma popcorn seember gedhe Pak, segerobak juga boleh &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri Djoko</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1786</link>
		<dc:creator>Tri Djoko</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 13:00:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1786</guid>
		<description>--&gt; Bu Tutinonka :  Wah..Bu, saya itu sudah beli VCD &quot;Notting Hill&quot; sejak Mas Resi Bismo 3 bulan yang lalu memberitahukan bahwa itu film bagus. Tapi ya itu, ngangkrak terus di atas DVD Player saya di ruang tengah, saya belum punya waktu buat nontonnya. Dulu, saya suka nonton pakai Laptop tapi karena akhir-akhir ini Laptop dibawa anak saya yang lagi TA di ITB, makanya kalau nonton dari DVD Player kayaknya malas gitu...

Saya nonton &quot;Gone with The Wind&quot; sudah 10 kali Bu, tapi saya nggak punya copy VCD-nya. Soalnya filmnya kalau di gedung bioskop kan sampai 3 jam ya...

Saya lebih suka film-film Tom Hanks dan Meg Ryan seperti &quot;Sleepless in Seatle&quot;, &quot;You&#039;ve Got Mail&quot; dsb soalnya mudah cari VCD-nya. Film-film Meg Ryan itu saya nontonnya sudah puluhan kali. Mungkin sosok Meg Ryan cocok dengan selera saya Bu (cewek bule rambut pendek, pirang, mata biru, kelihatan smart) dibandingkan dengan Vivien Leigh yang jadi Scarlett O&#039;Hara di &quot;Gone with The Wind&quot; yang rambutnya keriting, warna dark brown (hitam), dan mata coklat (maklum dia orang Irlandia)...

&quot;Titanic&quot; saya sempat suka, tapi nggak terlalu suka banget. Leonardo Di Caprio is &quot;too preppy&quot; (terlalu cakep, kecewek-cewekan, kurang jantan), dan Kate Winslett terlalu gemuk...Wha !

Saya juga suka film epic lho Bu, tapi belum pernah nonton &quot;Troy&quot; secara utuh, cuman potongan-potongan saja. Brad Pitt mungkin lebih bagus jadi cowboy (di &quot;Thelma and Louise&quot;) daripada pahlawan sejarah. &quot;The Last Samurai&quot; saya kurang suka karena faktor Tom Cruise-nya yang belakangan kurang saya sukai karena meninggalkan isterinya Nicole Kidman. Padahal waktu Tom Cruise membintangi &quot;Top Gun&quot; saya suka banget, apalagi dia merayu guru ceweknya yang diperankan oleh Kelly McGillish (nha...cewek bule macam Kelly McGillish itu tipe saya banget Bu...he..he..). Saya juga suka waktu Tom Cruise main sama isterinya (waktu itu) Nicole Kidman di film &quot;Far Far Away&quot; yang cerita tentang perlombaan cepat-cepatan dapat tanah di negara bagian Oklahoma itu (ini cerita sebenarnya). Di &quot;Far Far Away&quot; ada adegan Nicole lihat &quot;burungnya&quot; suaminya yang ditutupi tudung saji (he..he..saya melihatnya di Singapore, mungkin kalau di Indonesia sudah disensor...)..lucu banget deh !

Untuk film epic, jagoan saya tetap &quot;Gladiator&quot; dari Russell Crowe (karena dia sangat manly) dan &quot;Attila The Hunt&quot; yang bintangnya saya lupa namanya. Kedua film ini cool banget. &quot;Gladiator&quot; saya punya VCD-nya dan nonton puluhan kali, sayang &quot;Attile The Hunt&quot; saya belum dapat VCD-nya di Jakarta ini...

O ya, &quot;Tjut Nyak Dien&quot; saya belum pernah lihat filmnya secara utuh, kabarnya Christine Hakim main baik sekali di situ. Saya lebih suka &quot;Doe Tanda Mata&quot; dari Jenny Rachman, yang saya pernah nonton secara utuh...

Bu, ngomong2 di Yogya sekarang ini masih ada gedung bioskop nggak ? Kalau di Semarang kata anak saya tinggal 1 bioskop. Di Madiun sudah tewas semua gedung bioskopnya. Kalau di Jakarta sini masih puluhan Bu. Yang terjangkau dengan rumah saya (dekat, yah 3-20 km) ada 4 : Citos, Cibubur Junction, Tamini Square, dan Pondok Gede Plaza...

Menurut saya, nonton di Bioskop itu paling siiiip, apalagi sama mantan pacar (isteri saya sekarang) dan sambil makan Popcorn seember gedhe....he..he..he...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8211;&gt; Bu Tutinonka :  Wah..Bu, saya itu sudah beli VCD &#8220;Notting Hill&#8221; sejak Mas Resi Bismo 3 bulan yang lalu memberitahukan bahwa itu film bagus. Tapi ya itu, ngangkrak terus di atas DVD Player saya di ruang tengah, saya belum punya waktu buat nontonnya. Dulu, saya suka nonton pakai Laptop tapi karena akhir-akhir ini Laptop dibawa anak saya yang lagi TA di ITB, makanya kalau nonton dari DVD Player kayaknya malas gitu&#8230;</p>
<p>Saya nonton &#8220;Gone with The Wind&#8221; sudah 10 kali Bu, tapi saya nggak punya copy VCD-nya. Soalnya filmnya kalau di gedung bioskop kan sampai 3 jam ya&#8230;</p>
<p>Saya lebih suka film-film Tom Hanks dan Meg Ryan seperti &#8220;Sleepless in Seatle&#8221;, &#8220;You&#8217;ve Got Mail&#8221; dsb soalnya mudah cari VCD-nya. Film-film Meg Ryan itu saya nontonnya sudah puluhan kali. Mungkin sosok Meg Ryan cocok dengan selera saya Bu (cewek bule rambut pendek, pirang, mata biru, kelihatan smart) dibandingkan dengan Vivien Leigh yang jadi Scarlett O&#8217;Hara di &#8220;Gone with The Wind&#8221; yang rambutnya keriting, warna dark brown (hitam), dan mata coklat (maklum dia orang Irlandia)&#8230;</p>
<p>&#8220;Titanic&#8221; saya sempat suka, tapi nggak terlalu suka banget. Leonardo Di Caprio is &#8220;too preppy&#8221; (terlalu cakep, kecewek-cewekan, kurang jantan), dan Kate Winslett terlalu gemuk&#8230;Wha !</p>
<p>Saya juga suka film epic lho Bu, tapi belum pernah nonton &#8220;Troy&#8221; secara utuh, cuman potongan-potongan saja. Brad Pitt mungkin lebih bagus jadi cowboy (di &#8220;Thelma and Louise&#8221;) daripada pahlawan sejarah. &#8220;The Last Samurai&#8221; saya kurang suka karena faktor Tom Cruise-nya yang belakangan kurang saya sukai karena meninggalkan isterinya Nicole Kidman. Padahal waktu Tom Cruise membintangi &#8220;Top Gun&#8221; saya suka banget, apalagi dia merayu guru ceweknya yang diperankan oleh Kelly McGillish (nha&#8230;cewek bule macam Kelly McGillish itu tipe saya banget Bu&#8230;he..he..). Saya juga suka waktu Tom Cruise main sama isterinya (waktu itu) Nicole Kidman di film &#8220;Far Far Away&#8221; yang cerita tentang perlombaan cepat-cepatan dapat tanah di negara bagian Oklahoma itu (ini cerita sebenarnya). Di &#8220;Far Far Away&#8221; ada adegan Nicole lihat &#8220;burungnya&#8221; suaminya yang ditutupi tudung saji (he..he..saya melihatnya di Singapore, mungkin kalau di Indonesia sudah disensor&#8230;)..lucu banget deh !</p>
<p>Untuk film epic, jagoan saya tetap &#8220;Gladiator&#8221; dari Russell Crowe (karena dia sangat manly) dan &#8220;Attila The Hunt&#8221; yang bintangnya saya lupa namanya. Kedua film ini cool banget. &#8220;Gladiator&#8221; saya punya VCD-nya dan nonton puluhan kali, sayang &#8220;Attile The Hunt&#8221; saya belum dapat VCD-nya di Jakarta ini&#8230;</p>
<p>O ya, &#8220;Tjut Nyak Dien&#8221; saya belum pernah lihat filmnya secara utuh, kabarnya Christine Hakim main baik sekali di situ. Saya lebih suka &#8220;Doe Tanda Mata&#8221; dari Jenny Rachman, yang saya pernah nonton secara utuh&#8230;</p>
<p>Bu, ngomong2 di Yogya sekarang ini masih ada gedung bioskop nggak ? Kalau di Semarang kata anak saya tinggal 1 bioskop. Di Madiun sudah tewas semua gedung bioskopnya. Kalau di Jakarta sini masih puluhan Bu. Yang terjangkau dengan rumah saya (dekat, yah 3-20 km) ada 4 : Citos, Cibubur Junction, Tamini Square, dan Pondok Gede Plaza&#8230;</p>
<p>Menurut saya, nonton di Bioskop itu paling siiiip, apalagi sama mantan pacar (isteri saya sekarang) dan sambil makan Popcorn seember gedhe&#8230;.he..he..he&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tutinonka</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1785</link>
		<dc:creator>tutinonka</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 06:35:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-1785</guid>
		<description>Pak Tri, kayaknya harus segera cari VCD &quot;Notting Hill&quot; deh, soalnya film ini romantis dan lucu. Insya Allah kita dibikin terpingkal-pingkal (kalau sense of humor kita nyambung ... ). Bintangnya Julia Roberts dan Hugh Grant, diproduksi tahun 1999 dengan sutradara Roger Mitchell.

Saya nonton 5 kali film &quot;Gone With The Wind&quot;, dan nggak bosen-bosen. Sinematografinya bagus sekali. &quot;Titanic&quot; juga saya tonton berkali-kali, tapi saya lebih kagum pada teknik pembuatannya. 

Bagaimana dengan film-film semacam &quot;Troy&quot;, &quot;The Last Samurai&quot; dan sebagainya? Film-film epik seperti ini selalu memancing keharuan yang beda dengan keharuan nonton film romansa. Indonesia pernah membuat &quot;Cut Nyak Dien&quot; dengan bintang Christine Hakim, wow ... bagus sekali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Tri, kayaknya harus segera cari VCD &#8220;Notting Hill&#8221; deh, soalnya film ini romantis dan lucu. Insya Allah kita dibikin terpingkal-pingkal (kalau sense of humor kita nyambung &#8230; ). Bintangnya Julia Roberts dan Hugh Grant, diproduksi tahun 1999 dengan sutradara Roger Mitchell.</p>
<p>Saya nonton 5 kali film &#8220;Gone With The Wind&#8221;, dan nggak bosen-bosen. Sinematografinya bagus sekali. &#8220;Titanic&#8221; juga saya tonton berkali-kali, tapi saya lebih kagum pada teknik pembuatannya. </p>
<p>Bagaimana dengan film-film semacam &#8220;Troy&#8221;, &#8220;The Last Samurai&#8221; dan sebagainya? Film-film epik seperti ini selalu memancing keharuan yang beda dengan keharuan nonton film romansa. Indonesia pernah membuat &#8220;Cut Nyak Dien&#8221; dengan bintang Christine Hakim, wow &#8230; bagus sekali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri Djoko</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-427</link>
		<dc:creator>Tri Djoko</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 20:05:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-427</guid>
		<description>Mas Andyasril : ya deh, saya nunggu VCD &quot;Radit dan Jany&quot; keluar sekitar 6 bulan lagi ntar biar bisa nonton di rumah..

Kalau sekarang nonton &quot;Radit dan Jany&quot; langsung di bioskop, lho kakek-kakek kok nonton film romantis, lagi puber ketiga ya ?

Nanti...apa kata dunia ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Andyasril : ya deh, saya nunggu VCD &#8220;Radit dan Jany&#8221; keluar sekitar 6 bulan lagi ntar biar bisa nonton di rumah..</p>
<p>Kalau sekarang nonton &#8220;Radit dan Jany&#8221; langsung di bioskop, lho kakek-kakek kok nonton film romantis, lagi puber ketiga ya ?</p>
<p>Nanti&#8230;apa kata dunia ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andyasril</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-422</link>
		<dc:creator>andyasril</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 14:38:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-422</guid>
		<description>Radit dan Jany kalau saya tidak salah sudah diputar sejak awal january, tapi saya juga belom nonton pak..
tapi masih ada kok di bioskop2 di jakarta http://21cineplex.com/playnow.cfm?id=1800

Selamat menonton...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Radit dan Jany kalau saya tidak salah sudah diputar sejak awal january, tapi saya juga belom nonton pak..<br />
tapi masih ada kok di bioskop2 di jakarta <a href="http://21cineplex.com/playnow.cfm?id=1800" rel="nofollow">http://21cineplex.com/playnow.cfm?id=1800</a></p>
<p>Selamat menonton&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri Djoko</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-411</link>
		<dc:creator>Tri Djoko</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 14:12:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-411</guid>
		<description>Nandya : O..iya, saya malah baru tahu ada film Indonesia judulnya seperti itu &quot;Radit dan Jany&quot;..

Sudah lama beredarnya, atau belum beredar ? Soalnya saya kok nggak pernah denger, minimal dari anak saya..

(O ya saya lupa, anak sulung saya sekolah di Semarang dan yang bungsu di Bandung, mungkin karena itu I missed it...)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nandya : O..iya, saya malah baru tahu ada film Indonesia judulnya seperti itu &#8220;Radit dan Jany&#8221;..</p>
<p>Sudah lama beredarnya, atau belum beredar ? Soalnya saya kok nggak pernah denger, minimal dari anak saya..</p>
<p>(O ya saya lupa, anak sulung saya sekolah di Semarang dan yang bungsu di Bandung, mungkin karena itu I missed it&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nandya</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-407</link>
		<dc:creator>nandya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 07:44:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-407</guid>
		<description>Film Indonesia yang baru &quot; Radit dan Jany &quot; kata sebagian orang sih katanya romantis bgt...dan temen saya cowok yang setahu saya orang nya macho (mantan chowok )  bisa di bikin nangis sama film ini...hahahaha..
tapi saya belum sempet nonton dan beli DVD nya...jadi belum bisa bandingin keromantisannya dengan film2 yang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Film Indonesia yang baru &#8221; Radit dan Jany &#8221; kata sebagian orang sih katanya romantis bgt&#8230;dan temen saya cowok yang setahu saya orang nya macho (mantan chowok )  bisa di bikin nangis sama film ini&#8230;hahahaha..<br />
tapi saya belum sempet nonton dan beli DVD nya&#8230;jadi belum bisa bandingin keromantisannya dengan film2 yang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri Djoko</title>
		<link>http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-353</link>
		<dc:creator>Tri Djoko</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 06:53:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://triwahjono.wordpress.com/2008/01/24/film-paling-romantis/#comment-353</guid>
		<description>Bu Edratna dan Hendi :  Saya belum nonton &quot;A Walk to Remember&quot; dari Mandy Moore. Kapan-kapan saya dapatkan copy VCDnya kalau sempet ke Gramed Matraman..

Tapi menjelang Valentine ini saya sudah siap-siap VCD &quot;Notting Hill&quot; dan &quot;Atonement&quot; yang disebutkan Mas Resi di atas. Belum sempat menontonnya, mungkin 1-2 hari lagi..

Hendi :  Film India paling romantis apa ? Saya ada, dan ingat. Tapi yang lupa malah judulnya. Yang main Anishwara Rai mantan ratu kecantikan dunia....wah, zantek zekaleee !! Ceritanya si Rai sebagai cewek India punya pacar bule dan si bule sudah pulang ke Inggris. Eh..ternyata di Inggris si bule sudah punya pacar baru lagi sama-sama bule, padahal si Rai sudah capek-capek nyusul ke Inggris. Apa nggak romantis sedih itu, cewek cakep dicuekin ?

Mengenai usulnya mengulas film yang memberi motivasi, nanti deh pada waktunya saya tulis. Tapi calonnya tidak jauh dari &quot;The Breaking Away&quot; (film tentang balapan sepeda di Indiana University, univ saya, dulu saya nonton di Bogor Theater), &quot;Dead Poet Society&quot; (juga oleh Robin William), &quot;Hoosiers&quot; (juga tentang basket, juga tentang Indiana, Gene Hackman), &quot;Goodwill Hunting&quot; (juga Robin William !), &quot;A Beautiful Mind&quot; (Russell Crowe)..

Kalau isteri saya favoritnya &quot;Legally Blonde&quot;, cerita tentang susah payah cewek yang mau masuk Universitas Harvard..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bu Edratna dan Hendi :  Saya belum nonton &#8220;A Walk to Remember&#8221; dari Mandy Moore. Kapan-kapan saya dapatkan copy VCDnya kalau sempet ke Gramed Matraman..</p>
<p>Tapi menjelang Valentine ini saya sudah siap-siap VCD &#8220;Notting Hill&#8221; dan &#8220;Atonement&#8221; yang disebutkan Mas Resi di atas. Belum sempat menontonnya, mungkin 1-2 hari lagi..</p>
<p>Hendi :  Film India paling romantis apa ? Saya ada, dan ingat. Tapi yang lupa malah judulnya. Yang main Anishwara Rai mantan ratu kecantikan dunia&#8230;.wah, zantek zekaleee !! Ceritanya si Rai sebagai cewek India punya pacar bule dan si bule sudah pulang ke Inggris. Eh..ternyata di Inggris si bule sudah punya pacar baru lagi sama-sama bule, padahal si Rai sudah capek-capek nyusul ke Inggris. Apa nggak romantis sedih itu, cewek cakep dicuekin ?</p>
<p>Mengenai usulnya mengulas film yang memberi motivasi, nanti deh pada waktunya saya tulis. Tapi calonnya tidak jauh dari &#8220;The Breaking Away&#8221; (film tentang balapan sepeda di Indiana University, univ saya, dulu saya nonton di Bogor Theater), &#8220;Dead Poet Society&#8221; (juga oleh Robin William), &#8220;Hoosiers&#8221; (juga tentang basket, juga tentang Indiana, Gene Hackman), &#8220;Goodwill Hunting&#8221; (juga Robin William !), &#8220;A Beautiful Mind&#8221; (Russell Crowe)..</p>
<p>Kalau isteri saya favoritnya &#8220;Legally Blonde&#8221;, cerita tentang susah payah cewek yang mau masuk Universitas Harvard..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
