Copyright Skripsi, siapa yang punya ?

Binus University adalah salah satu universitas swasta terkenal di Indonesia dari 5 universitas swasta yang mendapatkan ranking tertinggi menurut Webometrics…

Kalau tidak salah Binus University adalah universitas yang rankingnya keempat tertinggi dari universitas swasta di Indonesia. Salah satu penilaian Webometrics (www.webometrics.org) adalah banyaknya publikasi Binus yang ditaruh di website Binus (www.binus.ac.id) baik dalam bentuk PDF, Word, atau PS (Post Script, tapi di Indonesia yang kebanyakan Windows-based PS tidak terlalu populer)…

Nah, dengan trick tertentu saya pagi ini tadi bisa melihat ribuan, mungkin puluhan ribu, undergraduate project report (setara Skripsi S1) bidang Computer Science di universitas-universitas terkenal Amerika dalam bentuk PDF. Saya bilang dalam diri sendiri, “Wowww..!!!”…

Seperti sudah puluhan kali saya bilang dalam berbagai posting saya di dalam Blog ini, di Binus untuk jurusan Teknik Informatika saja setiap tahun ada sekitar 1,000 judul skripsi baru. Skripsi tersebut tentunya ada yang mendapatkan nilai A, B, ataupun C. Menurut rule yang ada di Binus, skripsi yang mendapatkan nilai A atau B hardcopynya akan ditaruh di Bagian Skripsi Perpustakaan Binus Kampus Anggrek Lantai 3-5. Sedangkan khusus bagi skripsi yang mendapatkan nilai A maka softcopynya ditaruh dalam bentuk PDF di website Perpustakaan Binus (library.binus.ac.id)…

Di tahun 2008 ini, telah berkembang sangat pesat sekolah tinggi komputer (AMIK dan STMIK) di seluruh penjuru tanah air. Saya sendiri pernah jalan-jalan dari Medan, Jambi, Palembang, Lampung, sampai ke Makassar dan Kendari, dan melihat sendiri STMIK di kota-kota itu sudah berkembang sangat pesat sekali.  Konsekuensinya, banyak sekali terdapat “rasa dahaga” akan contoh skripsi yang baik..

Alangkah baiknya, dan menurut saya memang sudah waktunya, Binus membuka contoh-contoh skripsi dan menaruhnya di Internet yang dapat diakses oleh berbagai kalangan, tidak hanya terbatas pada dosen dan mahasiswa Binus saja. Keuntungannya ada dua arah. Bagi Binus, hal ini akan mempertinggi ranking Webometrics versi yang baru nanti (2009). Dan bagi Indonesia, semakin banyak mahasiswa STMIK di Indonesia yang mendapatkan manfaat karena diperbolehkan “mengintip” contoh skripsi di Binus…

Bagi dosen Teknik Informatika seperti saya ini, hal tersebut tidak akan “menyedot” dan “menghapus” ilmu saya tapi malahan sebaliknya, ilmu saya akan bertambah banyak dan semakin banyak manfaatnya bagi masyarakat, yang pada gilirannya akan memperbanyak amal saya jika sampai ke akhirat nanti…;-)

Pertanyaannya sekarang, sebenarnya skripsi yang ditulis oleh mahasiswa Binus itu hak cipta atau copyrightnya siapa sih yang pegang : Binus, mahasiswa penulis, atau dosen pembimbing ?

Setahu saya hal tersebut belum ada aturan tertulisnya di Binus…

Jadi, sudah waktunya aturannya dibuat dengan jelas…

 

22 Comments (+add yours?)

  1. edratna
    Apr 26, 2008 @ 17:46:18

    Prihatin…kalau mau di wawancara, biasanya dari TV udah ada panduan apa saja yang mau ditanya…dia bisa minta tolong staf dan mendiskusikannya lebih dulu.

    Ini pengalaman saat perusahaan mau go public, kalau dulu RUPS hanya dengan Depkeu…maka sekarang ada namanya investor meeting, dan mesti road show untuk jualan pada investor di luar negeri. Ada kabar apapun yang terkait Indonesia, para investor ini pasti minta diadakan meeting (call conference), padahal tersebar dari Eropa, s/d Amerika. Nahh mereka baru percaya kalau manajemen perusahaan bagus, kalau manajemen bisa menjawab pertanyaannya. Jadi sebelum d Day….maka para senior manager memberi brief pada atasan, segala hal yang dirasa akan ditanyakan. Karena kalau jawaban tak memuaskan akan dikejar terus, dan jawaban ini akan mempengaruhi pula atas harga saham….harga saham akan stabil atau naik, kalau mereka yakin bahwa perusahaan qualified baik secara fundamental, maupun manajemennya.

    Masalahnya, bagaimana agar membuat beliau punya rasa malu, sehingga mau belajar…setidaknya bisa menjawab pertanyaan dengan baik dan memuaskan.

    Reply

  2. tridjoko
    Apr 26, 2008 @ 20:18:46

    –> Bu Edratna : prihatinnya saya itu seolah-olah beliau itu nggak bisa bicara secara diplomatis gitu…padahal kan sudah pejabat yang levelnya tinggi sekali..

    Apa perlu ada “pelatihan” khusus bagi pejabat super tinggi agar bisa menjawab secara diplomatis ?

    Kalau pejabat setinggi itu cuman bisa menjawab secara….maaf-maaf…”vulgar”, truss apa bedanya dengan orang-orang yang bekerja di LSM ?

    Pejabat pemerintah itu mestinya kebalikan dari LSM loh !

    Di wawancara TV itu banyak pertanyaan presenter TV yang bersifat “investigative reporting” dan ternyata cuman dijawab “Nggak tahu ya” atau “No comment..” Wah kalau gitu buat apa wawancara…

    Pejabat tinggi itu memang kelihatannya suka membuat musuh, semuanya dimusuhi. Kalau gitu caranya musuhnya akan banyaaaaak sekali…baik dari perguruan tinggi, luar negeri, dalam negeri, everything dan everyone…

    Ha..ha..ha…

    [menurut pengalaman saya pribadi, ada pejabat tinggi yang “isa dikandani” tapi kebanyakan sih udah dibriefing oleh para staf ahlinya tapi masih “sak karepe dewe”…]

    Reply

  3. Agung
    Apr 26, 2008 @ 22:30:15

    bole kasih pendapat yah Pak??!
    kalo menurut saya sih,copyright skripsi tuh punya mahasiswa yg buat donk.
    kalo misalnya dosen pembimbing dianggap punya “saham” di skripsi itu,yah bole2 saja,tapi “saham”nya kecil tentu saja.
    nah,pihak universitas itu cuma sebagai publisher.
    yah,kalo dalam musik mahasiswa musisinya,dosen pembimbing sebagai manager,dan universitas publisher (termasuk dapur rekaman).
    kalo skripsinya bagus dan pihak univ butuh utk “memiliki”nya,yah harus dibuatkan peraturan yg jelas,kalo pihak univ harus “minta ijin” ama mahasiswa dan dosen pembimbing.
    ntah nanti “dibeli”,ato hanya sekedar “minta ijin”.
    kalo menurut saya sih yah,kalo emank worth it,knp univ ga berani “beli” skripsi mahasiswanya??
    kan bikin skripsi ga gampang dan ampe begadang2,bahkan ada yg ampe berantem ama dosen pembimbingnya.
    hehehehehehehehe..!!
    kalo “beli” skripsi tll keterlaluan yah sekedar “minta ijin” lah,dan kalo mahasiswanya ga “ksh ijin”,univ hrs terima knyataan.
    dan mahasiswa itu bisa saja “jual” skripsinya ke univ lain. (kalo memungkinkan)

    yah,tapi ini cuma pendapat saja Pak.
    bisa saja salah pemikiran saya.
    cuma yg saya ingin tekankan itu,
    “tolong hargai karya mahasiswa…!!”
    tapi bukan dgn cara ga dipulish kyk skrg ini.
    mungkin dgn bentuk “ijin” ato bahkan uang,bisa lebih bermakna buat mahasiswanya itu sendiri.
    hehehehehe..!!

    Reply

  4. tridjoko
    Apr 26, 2008 @ 23:57:02

    –> TRIDJOKO : Wah..wah..sorry kepada sidang Pembaca, ternyata 2 komentar teratas tidak ada hubungannya dengan postingan ini. Ini salah saya belaka. Mestinya 2 komentar teratas untuk Posting “Cerita tentang Bekicot dan Jarak Pagar”

    Harap pembaca maklum…

    Reply

  5. tridjoko
    Apr 27, 2008 @ 00:03:04

    –> Agung : yah…masukan anda sih sah-sah saja, tapi in the end of the day…yang menentukan adalah Binus sendiri…

    Masalah copyright itu bakalan muncul, kalau misalnya skripsi seorang mahasiswa sudah muncul di website Binus dalam bentuk PDF, lalu bagi yang mendownload harus membayar Rp 1000 sekali download misalnya, lalu uang Rp 1000 itu milik siapa ?

    Saya usul, 50% milik universitas, lalu yang 50% lagi dibagi 2 yaitu untuk dosen dan universitas. Kita misalnya ambil rata-ratanya saja misalnya dosen 25% dan mahasiswa 25%..

    Pendapat anda bahwa skripsi hak ciptanya ada pada mahasiswa itu boleh-boleh saja kalau ide awal skripsi itu memang dari mahasiswa. Tapi berdasar pengalaman saya lebih dari 50% ide skripsi adalah dari dosen pembimbing, ini khusus di jurusan Teknik Informatika lho…

    Tapi, someway somehow universitas harus mutusin tentang hak cipta skripsi ini. Jangan sampai nanti saya taruh skripsi mahasiswa bimbingan saya dalam bentuk PDF di website saya atau di blog ini, tapi ada pihak lain yaitu universitas atau mahasiswa yang ikutan meng-claim…

    Yang lebih gawat lagi skripsi yang dibuat di jurusan Teknik Informatika, kalau ada skripsinya dan ada program komputernya (code), siapa yang punya hak cipta tentang skripsi dan code ?

    Kalau code, saya setuju punya mahasiswa 100%…

    Ini juga cuman pendapat saya saja lho..

    Reply

  6. Agung
    Apr 27, 2008 @ 09:28:53

    mmm..!!
    kasih pendapat lagi boleh yah Pak??
    kalo menurut saya sih,urusan “hak milik” skripsi harusnya diatur ama negara.
    harus ada undang2nya tuh.
    kan skripsi ga jauh beda ama novel ato buku teks pelajaran.
    nah,harus ada undang2 hak cipta buat skripsi.
    cuma mungkin akan sulit,karena kalo skripsi,bisa jadi nyontek orang laen.
    hehehehehehehehe…!!
    kalo skripsinya TI-Mat di Binus kan ada codenya juga.
    lagi pula biarpun 50% idenya dari dosen pembimbing,kan tetep aja yg “usaha” kan mahasiswanya.
    jadi kalo menurut saya,”saham” skripsi kira2 (ga harus pasti segini) itu 70% mahasiswa,dan 30% dosen pembimbing.
    nah,kalo misalnya kalo mao download skripsi itu bayar.
    harusnya pembagianny bukan 50% univ,25% mahasiswa,dan 25% dosen donk.
    tapi kita ikutin persentase nilai di Binus.
    50% mahasiswa (biasanya UAS), 30% dosen (biasanya UTS), dan 20% univ (biasanya TM).
    hehehehehehheehhe…!!
    karena saya pikir univ “ga butuh2 amat” duit dari situ.
    kan mahasiswa uda bayar uang gedung,bahkan SKS skripsinya aja bayar kan??
    kesannya univ kan cuma publisher dan “dapur rekaman”.
    dan mahasiswa dan dosen lah yg butuh uang dari karyanya.
    hehehehheehheehe…!!
    tapi tetap,untuk “menjual” ato cuma “memamerkan” skripsi itu perlu ada “ijin” dari mahasiswa dan dosennya.
    karena bisa saja skripsi itu luar biasa sangat bagus dan berguna sekali,bahkan bisa dijual ke Microsoft (ato mungkin perusahaan besar lain) dengan harga jutaan dollar.
    masa mao diobral Rp.1000 per donlod???
    hehehehehehehehehehehhee…!!!

    Reply

  7. tridjoko
    Apr 27, 2008 @ 16:08:09

    –> Agung : wah..anda ini mengandaikan Binus sebuah universitas Ivy League sejajar Harvard ya ?

    Binus is Binus, yang secara webometrics rankingnya baru no.4 untuk universitas swasta di Indonesia. Artinya apa ?

    Artinya Binus harus melakukan much much publication melalui websitenya apa saja..ya skripsi ya hasil penelitian ya hasil pengabdian masyarakat..

    Usaha skripsi yang dilakukan mahasiswa Binus apa sih ? Kalau cuman menulis 150 lembar skripsi, dengan standar yang saya pernah alami di universitas Amerika, itu hanya butuh kerja semalam doang…apalagi skripsi dikerubut berdua atau bertiga…

    Yang agak perlu waktu memang menulis programnya. Tapi coding untuk program yang paling sulitpun di universitas amerika hanyalah 2 minggu. Itu yang paling sulit, tapi kalau cuman ngatur tampilan dan menset-up database, kok kesan saya bisa dilakukan maksimal 1 minggu..

    Saya pernah “mengajukan” deadline skripsi mahasiswa Binus, 1 minggu saja. Jadi misalnya harus kumpul softcover di minggu ke-13 tapi saya mau kumpul di minggu ke-12, tahu nggak apa yang terjadi ?

    Nama saya disebut ratusan kali di forum mahasiswa Binus dan mereka mengeluh seolah digebukin bapaknya pakai rotan, dan pakai kata-kata antara lain, “Wah..sialan jadinya saya nggak bisa santai…”

    Keluhan-keluhan seperti itu membuat saya terpingkal-pingkal ! Lucuuuu sekali lebih lucu dari Srimulat dan Extravaganza..!

    Anehnya, di dalam kelas tidak ada mahasiswa complaint sedikitpun ! Takut ama dosen, apa memang mentalitasnya masih mentalitas tempe….he..he..he..

    Jadi pembagian 70% hak cipta buat mahasiswa itu kebanyakan Gung !

    Di universitas-universitas Ivy League saja saya bisa lihat skripsi mahasiswa S1 dalam bentuk PDF-nya dan saya bisa download kapan saja saya suka. Judul-judul tersebut nggak akan saya tawarkan ke mahasiswa Binus karena takut mereka banyak mengeluhnya daripada kerjanya ntar…

    Jadi bagi universitas sekelas Ivy League itu, skripsi di-download orang tidak akan mengurangi kepintaran mereka, dan justru akan membuat mereka semakin pandai. Tidak bayar sepeserpun, dan paling banter yang mereka harapkan jika ada yang mengutip karya mereka, diberikan kredit yang sesuai…

    Itu saja kok !

    Reply

  8. Agung
    Apr 27, 2008 @ 22:18:28

    hehehehehehe…!!!
    saya mikirnya kejauhan yah Pak??
    yah,itu lah yg bikin saya ga betah di tanah air ini Pak.
    hehehehehehhehehe…!!
    kan saya ksh pendapat dgn bobot saya sebagai anak TI-Mat yg skripsinya sndiri dan hrs buat program.
    Bapak kan wawasannya jauh lbh luas,jadi tau lbh banyak dari pada saya.
    hehehehehehehe..!!
    yah,maklum namanya juga mahasiswa muda dengan wawasan terbatas Pak.
    hehehehhehehehe..!!

    dulu wkt SMA saya bikin makalah 50halaman kerja efektif cuma 3malam.
    hehehehehehhe…!!
    kalo cuma sampe landasan teori saya mah ga masalah Pak.
    nah,nanti disuruh bikin program itu.
    hahahahahahhahahaha…!!!
    maklum org indo Pak.
    saya jadi termotifasi buat cari bahan skripsi lg nih.
    hehehehehehehehe…!!!
    saya kyknya bikin skrpsi ttg operation research deh Pak.
    yah,linear programming kali yah..?!?!
    hehehehehehe..!!

    Reply

  9. tridjoko
    Apr 28, 2008 @ 00:31:15

    –> Agung : ha..ha..ha…dengan komentar anda terakhir ini saya jadi ingat, kelemahan mahasiswa Indonesia (baca : Binus) adalah : tidak bisa nulis, dan tidak bisa mbikin program !!!!

    Wah, kalau gitu….celaka tiga belas dong !!

    Mbikin program (coding) itu mudah sebenarnya. Asal dimulai dari konsepsi –> abstraksi –> realisasi. Saya perhatikan, banyak masalah sederhana yang tidak bisa dibuat programnya ama anak Binus. Apalagi soal njlimet seperti menulis program database dengan B-Tree sampai bisa dilakukan : add, delete, remove, view itu dengan bahasa C atau C++…saya nggak kebayang deh. Apalagi nulis Assembler dengan bahasa Assembly….

    Sebenarnya di internet banyak topik skripsi yang cocok untuk anak TI-MAT sama TI-STAT. Nanti deh di kelas saya demoin cara nyarinya. Sebaiknya tidak disebutkan di blog ini…untuk menjaga competitiveness dari Binus…he…he..he…

    Reply

  10. Agung
    Apr 28, 2008 @ 19:08:16

    iyah,di internet emank banyak.
    tapi kalo orang kyk saya jadinya ga ada yg cocok.
    hehehehehhhee..!!
    makanya saya mau bikin program sederhana yg menyelasaikan masalah operation research,misalny dgn metode simplex.
    hehehehehehe..!!
    kalo nulis sih saya bisa Pak.
    dijamin deh,ampe landasan teori 1minggu juga beres.
    nah,sisa wktny nti saya akan bertapa bikin code programnya (mungkin dgn bantuan Bapak jg).
    hahahahahahahaahhahaa…!!!

    kalo perlu ksh taunya ke saya aj Pak.
    yg lain kan ud pintar2,cuma saya aj yg msh cupu.
    hehehehehehehehe…!!
    besok kita ada kulih kan Pak??
    saya dngr gosip2,ktny ofc.
    saya jd bingung nih..!!

    Reply

  11. tridjoko
    Apr 28, 2008 @ 19:19:51

    –> Agung : Untuk TI-MAT dan TI-STAT mencari judul skripsi cukup sulit lho, syaratnya katanya belum pernah ditulis sama mahasiswa yang dulu-dulu..

    Dan harus dinego dulu dengan Sekjur baru disetujui setelah beberapa kali ketemu..

    Besok masuk, off class masih jauh nanti di tanggal 27 Mei..

    Reply

  12. Agung
    Apr 29, 2008 @ 18:21:23

    Pak,saya uda dpt 3contoh skripsi nih.
    aduh2..!!!
    susah2 pisan Pak.
    hahahahahahaha…!!!
    cuma ngerti dikit.
    ada yg keren tuh pake Java,tapi codenya panjang bgt.
    luar biasa nih.
    hehehehehehehe..!!
    Pak,emank skripsi minimal berapa lembar yah kalo buat anak TI-Mat??
    saya baru baca2 lg buku operations research saya.
    wah,ternyata saya akan pakai salah satu metode dari buku itu aj deh.
    bikin programnya jg ga susah2 amat.
    hehehehehehehehehe…!!
    mudah2an disetujui nantinya.
    nti mohon bantuannya yah Pak.

    NB:
    nilai UTS AI kira2 kpn nih Pak keluarnya??
    saya mao nunjukin ke ortu nih kalo saya uda serius kuliah skrg.
    hehehehehehehehe…!!

    Reply

  13. tridjoko
    Apr 29, 2008 @ 19:13:29

    –> Agung : Yah..kalau perlu jangan melihat contoh cuma 3 skripsi, kalau perlu kumpulan file sampai 50 skripsi…

    Siapa tahu nanti antara skripsi-skripsi itu bisa di-cross dan di-kawinin, sehingga timbul satu skripsi yang sama sekali baru hasil “perkawinan” antar skripsi itu…

    Nilai UTS AI bentar lagi keluar, sabar saja. Di rumah komputer cuman 1 nih, jadi rebutan mulu kerjaannya…

    Reply

  14. Agung
    Apr 29, 2008 @ 19:21:47

    kalo kawin mah cuma 2 skripsi Pak.
    kalo ampe 50 skripsi mah namanya kawin massal.
    hahahahahahahahahahhahaha…!!
    ntar skripsi anaknya bingung ortunya yg mana.
    hehehehehehehe…!!
    ok,Pak.
    sejauh ini baru 3 dulu Pak.
    saya mau telaah dulu.
    Pak,minimal brp halaman skripsi anak TI-Mat (scr keseluruhan,tmsk daftar isi,daftar pustaka,appendix,dll)??

    sep,deh Pak saya akan tunggu dgn sabar.

    NB:
    Pak,mlm ini MU vs Barcelona,doain spy MU menang dan lolos ke final yah Pak..!!!
    hehehehehehe…!!
    kykny doa Bapak manjur,
    wkt MU vs Arsenal ud terbukti.
    hehehehehehehe…!!

    Reply

  15. tridjoko
    Apr 30, 2008 @ 03:26:20

    –> Agung : jumlah halaman skripsi TI-MAT sekitar 100++ halaman (yaitu 100 halaman + PPN 10%, PPh 10%, PHiburan 1%)…ha…ha…ha..

    Emang bayar hotel atau restoran pakai ++ segala (soalnya codingnya pakai C++) hi..hi..hi…

    Ya Gung, seingat saya tebal skripsi TI-MAT sekitar 110 halaman lah, tapi saya juga ingat ada skripsi TI-MAT yang cuman 68 halaman. Waktu mahasiswanya saya tanya mengapa cuman 68 halaman, ia cuman senyum, “Habis mau nulis apalagi pak, semuanya sudah ada di sini !”…

    Untuk jelasnya, silahkan lihat sendiri contoh skripsi di Perpus Binus Anggrek lantai 3-4-5…

    Barca vs MU ? Saya milih Juventus….

    Lho ? Nyolot banget sih saya…he.he..he..

    Reply

  16. Agung
    Apr 30, 2008 @ 16:18:28

    tapi kalo td saya tanya2 ke tmn2,
    minimal 50halaman Pak.
    bgs lah kalo ada yg bikin cm 68halaman.
    anyway,mahasiswa yg bikin 68halaman itu dpt A ga Pak?
    yah,kalo gitu saya bikin sekitar 70an halaman saja ah nanti.
    hahahahahahahaa…!!!

    wuih…!!!
    MU dashyat abis Pak.
    “jebretan” gelandang Inggris emank ga ada duanya.
    uda kenceng,akurasi mantap,juga timoing yg tepat.
    saya baru lihat 2 gelandang tengah yg luar biasa.
    dan dua2nya orang Inggris (England).
    yaitu,Paul Scholes (yg cetak gol tunggal smlm) dan Steven Gerrard.
    yah,tapi gelandang sejagao itu jg ga bs bikin England berprestasi.
    soalnya tmn2ny yg laen ga ngdukung.
    hehehehehehehehehe…!!!
    mantepan Italia yah Pak.
    di tengah ud ada Pirlo (playmaker) ada Gattuso pula yg tenaganya segaban2.
    hehehehehehe…!!

    Reply

  17. tridjoko
    Apr 30, 2008 @ 19:50:31

    –> Agung : skripsi jurusan ganda 68 halaman itu punyanya E (anak 2001 ?) dan F (anak 2002 ?)..

    Sayang, keduanya cuman dapet B. Apa di Binus kalau skripsi tipis disebut “kurang berbobot” ya ? Ha..ha..ha.. kalau arti sebenarnya (bukan kiasan), skripsi 68 halaman memang “kurang berbobot” dibandingkan yang 100 halaman atau lebih…

    Dulu disertasi Ph.D dosen-dosen IPB di Wisconsin cuman 68 halaman saja (Ph.D in Statistics) dan diuji Ph.D-nya juga katanya cuman 15 menit…tapi dia orang sudah disalami ama banyak orang tuh…

    Sepakbola Inggris, itu mah serious b*llsh*t… sebagus apapun kalau Inggris nggak masuk Euro 2008, ya orang akan mandang sebelah mata aja ama Inggris…

    Kalau Italia…wah man, itu namanya “the real thing”…alias Coca-Cola…ha..ha..ha..

    Reply

  18. Agung
    Apr 30, 2008 @ 20:14:16

    wah,kalo emank hrs 100halaman lebih,saya hajar aj di landasan teori dan panjang2in appendix.
    hehehehehehehehehe…!!!
    sbnrny dpt B juga gpp sih.
    toh buat saya yg penting lulus (asal jg dpt C aj).
    hehehehehehe…!!

    msh mending lah Pak England ud pernah juara dunia,walopun cm skali dan uda lama bgt (thn 66).
    ada negara yg lbh parah.
    punya klub yg 9kali juara Champion dan smua pemainnya bintang2 semua.
    bahkan klub terkaya di dunia (katanya).
    tapi blom pernah juara piala dunia.
    hahahahahaha…!!
    yaitu SPANYOL…!!!

    Reply

  19. tridjoko
    Apr 30, 2008 @ 23:40:19

    –> Agung : ya karena Spanyol menderita penyakit yang namanya “The England Syndrome”…jadi walaupun ia punya pemain-pemain bagus tapi tidak pernah perform well di Euro Cup ataupun World Cup..

    Mengenai skripsi, santai aja karena semakin dipikir semakin “sutris”…he..he..he..

    Reply

  20. Agung
    May 01, 2008 @ 14:57:22

    hehehehe..!!
    yah,sejauh ini saya persiapin skripsi juga dgn enjoy aj.
    nti pas ngerjainnya baru saya pikir bnr2.
    hehehehehehhehe…!!
    thx a lot,Sir..!!

    Reply

  21. tridjoko
    May 01, 2008 @ 16:52:32

    –> Agung : don’t mention it !

    Reply

  22. zhu
    Nov 17, 2008 @ 15:43:18

    agung, jadinya kamu ngambil judul skripsinya apa????
    aku lagi mo buat skripsi nih, nyarinya yang terapan matematika gitu, kayak transportasi ato program linear gitu……..tapi aku bingung buat program komputernya nanti………
    ada masukan g’…….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 334 other followers

%d bloggers like this: