Siapa guru idola saya ?

Ah, pertanyaan sederhana yang sungguh sulit untuk dijawab…

Sebenarnya semua guru yang telah mengajar saya sejak SD, SMP, SMA, universitas, itu semuanya idola saya. Apalagi guru-guru SD yang telah mengajar saya dari manusia tidak berpengetahuan menjadi manusia berpengetahuan, tentu saya mengidolakan guru-guru SD saya…

Pak Soekarno yang lucu dan gemuk, yang suka menyanyi sambil naik ke atas meja kelas di SD Kelas I saya “Jah..Gajah, kowe tak kandani Jah..” tentu merupakan guru idola pertama. Guru saya di kelas II SD yaitu Ibu Soekana yang juga Kepala Sekolah SD saya, idola saya juga. Guru kelas III SD saya yaitu Ibu Pertiwi, juga idola saya, walaupun Ibu ini pernah mengeluarkan saya dari ruang kelas gara-gara teman sebangku ngentut dan di rapor nilai Kelakuan Baik saya adalah “K” alias kurang (Bu….yang ngentut bukan saya Bu ! Bau itu tidak keluar dari “knalpot” saya…). Guru kelas IV saya Ibu Yoso Rukmini juga idola saya, walau beliau sering saya debat karena menyebut “bujur sangkar” sebagai “empat persegi panjang”, Guru kelas V saya Wahyono (muda) yang suka bercerita tentang epik Mahabharata adalah pencerita yang baik karena dengan bercerita kita seolah mengalami (immerse) beneran ke sana, dan yang terakhir guru saya kelas VI SD Bapak Wahyono (sepuh) yang juga bapaknya teman sekelas Etty adalah guru idola saya yang pertama mengajarkan kecintaan saya terhadap Matematika dalam bentuk soal-soal “persamaan tersamar” yang serba maut !

Di SMP guru saya semakin banyak, dan tidak mungkin menyebutkan beliau satu per satu. Tapi guru bahasa Inggris di kelas II yaitu Ibu Wiwiek yang selalu berpakaian rapi adalah guru bahasa Inggris idola saya, yang karena beliau saya terpacu keras belajar bahasa Inggris, antara lain menghapalkan semua nama binatang dalam bahasa Inggris dari “rhino” sampai “dragon fly”. Yang kedua adalah Pak Probo yang mengajar Sejarah Dunia yang selalu bercerita tentang kehebatan Julius Caesar dengan sangat bersemangat dan kamipun tenggelam (immersed) ke cerita beliau..

Di SMA guru saya semakin banyak, dari guru ilmu sosial sampai guru ilmu pasti. Jika saya harus memilih salah satu, saya akan memilih Pak Pribadio yang telah mengajar mata pelajaran Mekanika dengan semangat 45, tapi toh saya tidak ngerti-ngerti juga, karena nilai ujian Mekanika saya kalau nggak 4 ya 5. Dan Pak Pribadio ini punya ciri fisik khusus seperti Freddy Mercury, vokalisnya The Queen karena beliau tinggi langsing, dengan hidung mancung dan kumis persis Freddy..

Di Bogor dosen saya juga banyak yang bagus. Hampir semua dosen Matematika saya yang kebanyakan dari Sumatera Utara, adalah dosen-dosen jempolan. Tapi kalau harus menyebut nama, dosen terbaik mungkin Dr. Sediono M.P. Tjondronegoro (Pak Mommy) yang mengajar dengan bahasa yang jelas dan olah tubuh yang bagaikan bintang film Hollywood. Pak Mommy dosen terbaik untuk ilmu sosial yang pernah mengajar saya. Untuk ilmu Matematika dan Statistika, pastilah yang terbaik Prof. Andi Hakim Nasoetion, terutama alasannya karena Pak Andi kalau sedang mengajar, mengajarnya hanya 15 menit pertama, dan setelah itu cerita ngalor-ngidul tentang ilmu-ilmu kehidupan dan terutama joke-joke beliau yang sangat segar tapi “penuh logika” sehingga mahasiswa pendengarnya selalu ketawa 2 kali (ketawa pertama untuk yang cepat mengerti atau “quick witted”, ketawa kedua untuk mahasiswa yang masih nanya apa sih lucunya cerita Pak Andi itu…hahaha…).

Di Bloomington banyak dosen saya yang bagus-bagus. Ada profesor yang ngajarnya amat sangat jelas, dan kalau ujian suka disuruh break dulu untuk menikmati pizza dan soft drink dingin yang dibawa profesor ke kelas, tapi beliau ini tidak masuk dalam hitungan dosen favorit saya karena walaupun super ramah, ternyata nilainya super pelit. Untuk dosen favorit saya memilih Pak Mills, yang bertubuh subur seperti John Goodman bintang film diThe Flinstone itu. Beliau pernah mengajar Arsitektur Komputer dan proyek saya dinilai A++ dan selalu menawari saya ngambil mata kuliah lainnya dari beliau “But Sir, I am graduating this December”, jawab saya waktu itu…

Setelah bekerja di sebuah lembaga penelitian pemerintah yang dulunya di bawah sebuah perusahaan minyak nasional, saya juga masih menemukan guru-guru baru walaupun saya sudah tidak di bangku kuliah lagi. Dr. B.J. Habibie mengajarkan saya akan ilmu menjual diri yang sangat canggih dan motivasi yang luar biasa. Dr. Wardiman Djojonegoro telah mengajarkan kepada saya bagaimana menaklukkan red tape alias birokrasi pemerintahan. Dan last but not least, Dr. Satrio Budihardjo (Billy) Joedono mengajarkan saya untuk membuat perencanaan masa depan yang matang, “Kalau kamu punya ilmu, kamu makin lama akan semakin kaya. Kalau kamu punya harta, sekali bangkrut habislah dia”, itu salah satu kata-kata beliau yang bertuah kepada kami-kami yang waktu itu masih muda…

Nah, siapa sih guru anda ?

11 Comments (+add yours?)

  1. _subhan_
    Apr 15, 2009 @ 08:56:04

    guru saia bapak lha…
    hehehe…

    Hwakakkakkakkak….;-)

    Reply

  2. yuri
    Apr 16, 2009 @ 07:15:57

    wow bapak pernah d ajar pak habibie :D
    Saya dr keluarga yg entah kenapa semua na insinyur. mama dan papa tehnik sipil. kk saya yg cw tehnik elektro. kakek arsitek. saya ambil tehnik informatika (walau emang gak terlalu ‘tehnik’ hehe) tp saya sangat suka dgn profesi guru. guru fav saya buanyak, malah terkadang saya suka berkunjung ke bekas sd, smp, sma saya dulu. gak jauh2 jg seh, sd di advent3 menteng, smp sma di advent2 salemba.

    Yuri,
    Wah…saya nggak bilang lho pernah “diajar” Pak Habibie, dalam pengertian saya mahasiswa Pak Habibie dosennya. Tapi Pak Habibie adalah boss saya dari 1980-1997, sejak Pak Habibie jadi Wapres, maka berhenti pula sebagai boss saya..

    Wah..keluargamu keluarga hebat ya Yuri, dari kakek sudah insinyur. Mudah-mudahan anda juga bisa jadi “insinyur” (S.Kom kan setara Ir. kalau jaman dulu sih)…hehe..

    Kakek dari bapak saya seorang Pandai Besi (Ironsmith), dan kakek dari ibu saya adalah Petani (Farmer), maka perhatian saya setengah sebagai Petani (saya lulusan IPB) tapi kemudian mendalami Engineering (Computer Science, tapi di kantor saya mendalami Industrial Engineering, Transportation, dsb)..

    O ya, anda suka berkunjung ke SD, SMP dan SMA anda dulu ? Bagus lho, kalau bisa difoto dan dimasukkan ke Facebook. Ada teman saya SMA yang suka memfoto SD, SMP dan SMA nya sekarang dimasukkan ke FB, padahal sudah lulus hampir 40 tahun yang lalu !!!

    Reply

  3. yuri
    Apr 16, 2009 @ 07:22:57

    pak uncen guru math sma saya yg buat saya tertarik dgn angka2. peraturan na, yg telat dateng dsuruh nyanyi. pagi itu pak uncen telat, qta minta dgn hormat utk bernyanyi. si bapak langsung bersedia dan mengambil gitar nya yg tinggal 4senar ituh dan bernyanyi dgn lantang sampe 2 album :) tp sebelum na, qta smua dpt quis mendadak- maknyuz!
    guru biologi sma, bu ela jg fav saya. klo ngajar jelas dan sangat menyenangkan walau tugas super berat.

    Yuri,
    hehehe….kayaknya guru yang pernah anda dapatkan asyik-asyik ya, macam Pak Uncen dan Bu Ela..

    Sebenarnya satu guru favorit saja yang kita punya waktu sekolah, saya jamin sudah menambah motivasi kita dalam belajar. Apalagi kalau ada 2-3 guru favorit, wah…pasti nilai kita A semua…hahaha…

    Reply

  4. yuri
    Apr 16, 2009 @ 07:31:00

    guru ekonomi sma, pak sam sahetapi. org na sangat baik, mungkin jg beliau tau saya gak pernah ngudeng pelajaran yg ad hubungan na sama uang jd dmaklumkan saja :p dgn nilai smua pelajaran ips pas2an saya akhir na naik kelas jg. guru bahasa indo smp, bu onike yg sangat mengerti sastra. guru sejarah smp, pak purba yg cuma ngajar setahun. pak robis guru olahraga yg selalu ngumpetin kunci mobil ortu saya d kotak jualan eskrim kantin.

    Yuri,
    hahahaha….mengapa Pak Robis selalu ngumpetin kunci mobil ortu anda ? Jangan-jangan karena anda minjem mobil ortu buat ke sekolah lalu memarkir mobil itu persis di tengah2 lapangan basket ya ?

    Reply

  5. yuri
    Apr 16, 2009 @ 07:38:17

    guru bhs inggris smp saya, mam langitan yg super lebut dan super baik dan suka cerita monyet kecil piaraan na, marcel (kya monyet na ross d film seri friends). guru komp smp, pak david yg ternyata jg anggota tim sar wanadri. saya selalu tertarik dgn cerita pengalaman2 na d hutan. wah byk lah pak. klo fav dosen seh dah pasti bapak salah satu na huahaha pak tri rules!
    btw, dah nonton houseMD blom pak? :)

    Yuri,
    Belum sempat nonton House MD nih, soalnya waktu hujan kemarin tiba-tiba Indovision saya ngadat dengan kode error “E6. Selamat datang di Indovision. Tunggu siaran kami sebentar lagi”. Eh ditunggu sampai malam nggak muncul-muncul..Kalau malam2 sebelumnya, anak-anak saya dan saya sendiri sibuk mantengi AXN waktu ada acara “Amazing Race ASIA” (apa nama acaranya…saya lupa) pokoknya lokasinya di Bangkok…

    Wah..guru-guru SMA anda dulu hebat-hebat ya, masuk team SAR Wanadri itu nggak gampang lho, soalnya dulu ada tetangga saya anak Tambang ITB ikut latihan dasar Wanadri saja sudah tewas (mungkin waktu haus, ia minum air tawar, padahal itu salah, yang benar minum air yang dicampur sama gula dan garam macam “minuman Isotonik” itu…

    Reply

  6. totok
    Apr 16, 2009 @ 10:45:47

    Betul, Pak Probo biar suaranya cempreng, tapi apa yang diterangkan masuk sampai otak paling dalam. Hingga sekarang apa yang diajarkan masih nyantol.

    Kayaknya sih gitu….;-)

    Reply

  7. yuri
    Apr 16, 2009 @ 23:02:49

    klo ttg pak robis ituh emang lucu soalna dia org na suka ngebanyol. setiap pulang skul, mama saya jemput. nah klo mama lg ngobrol sm tante penjaga kantin, pak robis selalu nimbrung nge gosip dan kemudian hilang lah kunci mobil nyokap beserta pak robis yg entah kabur kemana :)

    Reply

  8. Oemar Bakrie
    Apr 20, 2009 @ 19:44:47

    Pak Pribadio itu, kalau melihat ciri-ciri fisik yg Bapak tuliskan, kalau nggak salah adalah kepala sekolah saya di SMA 3 ya Pak ? Karena Kepala Sekolah waktu itu beliau tidak mengajar jadi saya tidak sempat menikmati pelajaran dari beliau. Tapi saya ingat betul sifat kebapakan dan penyabar beliau yg sangat menonjol.

    Pak Grandis,
    Ya benar Pak, “guru Mekanika maut” yang membuat saya terkapar berhari-hari adalah Pak Pribadio yang kemudian menjadi Kepala Sekolah SMA 3. Justru yang membuat beliau “maut” karena mukanya cerah, beliaunya ramah, tapi soal-soalnya mematikan dan langsung menohok ke leher (jeleknya, saya tidak pernah les sama sekali kecuali les Bahasa Inggris, jadi tambah tidak mengerti saja Pak)…

    Sebenarnya ada saingan Pak Pribadio, yaitu guru Ilmu Ukur Ruang yaitu Pak Kris Sapardan yang suaranya pelan kebapakan, dan mendengar sepatunya saja siswa yang pakai baju punk rock saja takut setengah mati. Beliau “kalah beberapa point” dengan Pak Pribadio karena terlalu banyak yang takut sama Pak Kris Sapardan…

    Reply

  9. alris
    Apr 21, 2009 @ 14:18:50

    Guru idola saya waktu SD guru matematika merangkap kepala sekolah, waktu SMP guru idola saya adalah guru sejarah yang kalau dia ngajar seolah-olah kita ikut dalam sejarah yang diceritakannya. Waktu smu guru idola saya adalah guru kimia yang bahan pelajarannya beliau hapal tanpa buku teks. Bahkan menerangkan rumus kimia yang njelimet seperti air mengalir, dan diberikan contoh nyata terpakai dalam kehidupan sehari-hari. Satu lagi guru olah raga yang wartawan, sewaktu saya smu beliau ketua pwi sumbar.

    Reply

  10. simbah
    Apr 26, 2009 @ 23:18:23

    Kalo saya, swargi Bu Asmunah, beliau yang mengajari membaca dan menulis halus, berhitung sewaktu klas 1 SD Boedi Oetama-A. Mungkin yang paling berjasa bagiku…..?
    Belum sempat membalas budi, beliau telah berpulang….wah sedih juga….

    Reply

  11. RATIH WULANDARI
    Nov 25, 2010 @ 13:00:30

    Sebenarnya semua guru yang telah mengajar saya sejak SD, SMP, SMA, universitas, itu semuanya idola saya. Apalagi guru-guru SD yang telah mengajar saya dari manusia tidak berpengetahuan menjadi manusia berpengetahuan, tentu saya mengidolakan guru-guru SD dan SMP
    pak pardi guru..sd ku dlu,sangat lucu yang suka bermain voly(olahraga).Semua anak di sd saya menyukai pak pardi..pak pardi itu juga guru idola saya walau pun saya pernah dimarahi oleh pak pardi karena pas lomba saya dan teman-teman voly kalah…pada waktu saya pindah sekolah kls 6..padi harinya saya di telpon pak pardi,”bilang pak pardi kenapa kmu g masuk sklh..inikan lomba voly..nnti kalau g ada kamu teman-teman kamu bisa kalah karena…tdk ad kamu,kamu kan! pintar main voly kalau ad kamu pasti bisa menang lagi..dan dpt juara 3atau2″…bilang saya…maaf y pak saya g’ bisa ikut karena saya mendadak mau pergi k’ jawa pak…maaf y’ pak saya tdk bisa dtng…”ya g papa..tapi doakan y tmn**kmu yg lomba bisa menang dan bisa dpt juara..” y’ pak…
    Di SMP guru saya semakin banyak, dan tidak mungkin menyebutkan beliau satu per satu. Tapi guru MAREMATIKA di kelas I yaitu pak WAHYU PURWANTO yang selalu berpakaian rapi adalah guru MATEMATIKA idola saya,saya senang sekali belajar MAREMATIKA dengan pak wahyu,antara lain menghapalkan perkalian dan lain** pokoknya pelajaran MAREMATIKA dec. Yang kedua adalah guru** yang lain,selalu bercerita,bersemangat dan seru dec cerita beliau..

    Terima kasih sharing ceritanya mbak Ratih….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 313 other followers

%d bloggers like this: