Uji Kebahagiaan menurut Oprah

Pada  posting yang lalu yang berjudul “El Camino” saya sudah membahas tentang uji kebahagiaan.

Tapi berhubung yang saya sampaikan waktu itu kurang tepat, berikut ini saya tuliskan lagi 5 pertanyaan yang harus dijawab dalam uji kebahagiaan yang sebenarnya merupakan disertasi doktor di Universitas Oxford itu (untuk jelasnya silahkan lihat di www.oprah.com). 

1. In most way, my life is close to ideal (Pada umumnya, kehidupan saya mendekati ideal)

2. The conditions of my life are excellent    (Kondisi kehidupan saya sangat baik)

3. I’m satisfied with my life     (Saya puas dengan kehidupan saya)

4. So far I’ve gotten the important things I want in my life    (Sejauh ini saya telah mendapatkan hal-hal penting yang saya inginkan di kehidupan saya)

5. If I could live my life over, I would change almost nothing    (Jika saya dapat hidup kembali, saya ingin dilahirkan menjadi “saya” yang sekarang ini) 

Berilah skor 1 sampai 7 di masing-masing pertanyaan tersebut. Skor 1 artinya “tidak setuju” dan skor 7 artinya “sangat setuju”. Jumlahkan skor jawaban dari 5 pertanyaan tersebut. Nilai skor minimum adalah 5 dan nilai skor maksimum adalah 35. 

Menurut Dr. John Newton (?) yang diundang Oprah Winfrey di suatu show-nya itu, skor 5-10 berarti orang tersebut amat sangat tidak bahagia dalam kehidupannya, dan beberapa di antaranya ada kecenderungan ingin bunuh diri.

Sedangkan skor 31-35 berarti orang tersebut amat sangat puas akan kehidupannya selama ini.

Konon, 10% dari orang yang disurvai memperoleh skor 5-10, 10% orang memperoleh skor 31-35, dan 80% orang yang menjawab survai memperoleh skor di antara 11 sampai 30 (ya normally distributed-lah…)… 

Menurut Dr. John Newton selanjutnya, kebahagiaan sangat berhubungan dengan apa yang kita punya di dalam diri kita (what is inside) dan bukan berhubungan dengan apa yang di luar kita (what is outside). 

Kalau saya mengartikan, kebahagiaan itu berasal dari diri kita. Jika perasaan kita “nerimo ing pandum“ (bisa menerima apapun yang diberikan Tuhan kepada kita), pasti kita orang yang berbahagia.

Sebaliknya, bila kita selalu mengukur apa-apa yang ada pada diri kita menurut “standar“ yang dimiliki oleh orang lain, maka niscaya kita bukan termasuk orang yang berbahagia.  

Misalnya, kita merasa tidak punya mobil bagus seperi Alphard atau Harrier, tidak punya rumah bagus di Pondok Indah, tidak punya isteri secantik Dian Sastro, tidak punya kucing secakep kucingnya Dian Nitami, dan tidak punya perusahaan sebesar perusahaan Bob Sadino, maka celakalah kita, karena kita akan termasuk orang yang tidak berbahagia karena “memakai baju“ punya orang lain yang mungkin kekecilan atau kedodoran, dan bukan “baju“ yang seharusnya cocok dengan diri kita.. 

Nah, kini giliran anda menjawab 5 pertanyaan tersebut. Jika skor anda belum sampai mencapai 31-35 jangan khawatir, masih ada waktu untuk memperbaiki diri anda sendiri menjadi orang yang berbahagia, dengan cara mencari kebahagiaan itu di dalam hati kita sendiri. 

Tapi awas, jika skor anda antara 5-10, sebaiknya anda segera ketemu dengan seseorang yang bisa menasehati anda sehingga anda menjadi orang bahagia.. 

Salam dari Jatiwarna,-Tri Djoko Wahjono 

p.s. : Please comment di posting ini tentang skor anda. Ditunggu ya… 

3 Comments (+add yours?)

  1. welly
    Jun 23, 2008 @ 21:12:08

    score saya 23. brarti saya termasuk org yg krg bahagia dong…?
    sejauh ini saya menerima apa adaya diri saya yang diberikan oleh Tuhan.dan saya Insya Allah jarang mengeluh(sejauh saya sadar) . namun apa yang saya miliki di dunia ini memang belum sesuai dengan yang saya harap kan. seperti pekerjaan ( sekarang bekerja pada sebuah hotel bagian Bussnis Center ), seseorang untuk berbagi cerita dan Iman yang cukup untuk menghadap Tuhan sewktu2 bila saya di panggil mendadak. bagai mana solusi buat saya? mohon balasannya…

    Reply

  2. tridjoko
    Jun 23, 2008 @ 21:45:41

    –> Welly :

    Score anda 23, jika dibagi 5 menjadi 23/5 = 4.6 padahal nilai maksimum 7. Jadi kira-kira kepuasan anda akan arti hidup ini hanya 4.6/7 = 60% saja…

    Jadi, anda hanya mensyukuri 60% saja dari arti kehidupan anda ini. Bagaimana cara meningkatkannya ?

    Banyak ! Berdamai dengan diri sendiri, banyak bersyukur dan berderma kepada orang yang membutuhkan (walau Rp 500-Rp 1000), banyak membantu orang, bekerja keras dalam pekerjaan dan menjadi pegawai yang baik, meningkatkan cita-cita akan kehidupan dan sekuat tenaga mencapainya…

    Saya bukan Mario Teguh, Andri Wongso, ataupun Tung Desem Waringin..

    Tapi satu yang paling penting anda lakukan yaitu “nrimo ing pandum” (menerima apa saja yang diberikan kepada anda olehNya). Alias, berdamai dengan diri sendiri itu tadi…

    Good luck !

    Laporkan score anda 1 tahun lagi…hehe…

    Reply

  3. ade
    Feb 08, 2009 @ 13:44:11

    skorku 24. tidak ada kata puas untuk manusia tapi suami saya selalu bilang : yang penting kalo kita butuh selalu ada. dan 8 tahun ini memang begitu yang kami alami, alhamdulillah allah selalu memudahkan jalan kami. yang penting selalu percaya.

    Mbak Ade,
    Nilai kebahagiaan mbak belum maksimal. Terus berusaha terus, siapa tahu sebentar lagi bisa mendekati 35..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: