Acara musik di TV yang kusukai

Banyak mahasiswa kelas saya Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) yang saya suruh buat blog, mengatakan dalam blognya bahwa mereka tipe mahasiswa yang kesepian. Tentu saja saya agak merasa heran mengingat Jakarta kan kota besar yang serba ada, mengapa seorang mahasiswa bisa merasa kesepian ? 

Mungkin mahasiswa itu tidak tahu caranya mengusir sepi, pikir saya. Mungkin mereka tidak punya TV di rumah atau rumah kostnya, tebak saya sekenanya. Atau mereka putus pacar, kiriman uangnya telat, atau lagi menderita flu, reka-reka saya ngawur.. 

Kalau saya jadi mahasiswa sekarang, saya sudah siap dengan seribu cara untuk mengusir sepi. Tentu saja dengan nonton TV sehabis ngerjain PR yang diberikan dosen. Banyak acara TV yang bagus, antara lain acara “Manikustik“ di JakTV (sorry bagi anda yang tinggal bukan di Jakarta yang mungkin tidak bisa menangkap siaran TV lokal Jakarta ini). 

Walaupun tidak sering, tapi sesekali saya nonton acara “Manikustik“ di JakTV ini. Acara ini mengambil tempat di panggung yang ditata secara agak temaram tapi nyeni dengan banyak lampu-lampu lampion bergantungan, dan audience yang duduk di sofa empuk sehingga tidak bisa bergoyang kecuali goyang tangan dan kepala.

Musiknya jenis akustik atau “unplugged“, yaitu tanpa gitar listrik dan piano listrik, mungkin karena itu dinamai “Manikustik“.. 

Di antara acara Manikustik yang saya pernah lihat, saya paling terkesan dengan band Coklat. Karena saya suka sekali dengan tipe suara Kikan, sang vokalis, yang jenis vokalnya persis pleg dengan jenis vokalnya The Cranberries itu. Dan walaupun saya tidak suka dengan ketukan drummer Coklat yang menurut saya sepersekian detik kecepeten atau kelambaten itu ! Suatu saat Kikan mengambil vokalis tamu cowok yang bernama Ipang (?). Duet mereka ? Waduh, asyik Bo !! 

Group kedua selain Coklat yang saya suka di acara “Manikustik“ Jak TV adalah Netral. Sudah lama saya mendengarkan musiknya Netral dan terus terang saya agak salut dengan suara vokalisnya yang bernama Bagus itu. Menurut saya, suara vocal Bagus cukup lumayan disbanding banyak vokalis band lainnya di Indonesia. Lagu “Sorry” tentu saja saya paling suka. Saya suka mendengarkan Netral waktu nyetel radio mobil saya yang seringkali tertancap di saluran Radio Prambors terutama di acara Putuss yang dipandu oleh Ari Daging dan Deddy Mahendra Desta yang cucunya Asmarawan Kho Ping Ho dan tempat tinggalnya dekat rumah saya itu. Malahan suatu saat, Bagus ikut siaran selama 1 jam di acara Putuss-nya Prambors !

Kalau saya bilang sering dengerin Netral sebelumnya, saya tidak bilang bahwa saya pernah lihat performance band Netral. Dan baru saya tahu kalau anggota band Netral itu cuman tiga orang. Oh my God ! Kalau tahu begitu, saya pasti lebih suka lagi kepada Netral sejak dulu. Selain Bagus di vocal cum gitaris, Eno si rambut Mohawk di drum, ada lagi bassistnya yang saya lupa namanya (Tolong Dess, siapa nama bassist Netral ? Ooops, Dessa sedang ada training di Ciawi malam ini ketika tulisan ini diketik…).

Dari dulu saya sekali dengan band yang anggotanya 3 orang, misalnya Emerson, Lake and Palmer (ELP), lalu ada lagi Grand Funk Railroad. Keduanya adalah group band yang ngetop masa saya SMA di tahun 1973-1975an.

Awal tahun 1980an, saya jatuh cinta kepada The Police yang beranggotakan 3 orang dengan vocalistnya Sting. “Roxanne…don’t put your body in the red light”, begitu kira-kira lengkingan suara Sting mengenai seorang pelacur bernama Roxanne…

Sebelum acara “Manikustik”, saya juga sangat menikmati acara TV tentang musik dengan kategori Unplugged, tapi saya lupa di stasiun TV mana (it’s ok, toh A.C. Nielsen telah mencatat semuanya pada waktu itu). Misalnya Norah Jones (jazz), Prince (pop apa ya ?), tapi yang saya paling suka adalah Nirvana, dengan vokalisnya Curt Cobain yang sudah almarhum.

Nonton Norah Jones saya suka karena saya kenal bapaknya (Ceileeee…..) yang bernama Ravi Sankar, karena ia itu guru sitarnya The Beatles dan Led Zeppelin. Sampai baik The Beatles ataupun Led Zeppelin keduanya pernah mengeluarkan lagu yang bergaya India, kalau lagi The Beatles saya lupa judulnya, tapi yang Led Zeppelin coba deh dengerin “Kashmir“ yang pernah dijadikan theme songnya salah satu film James Bond itu.. 

Ada tiga lagu Nirvana yang sampai sekarang saya masih suka dengar karena MP3nya tersimpan di komputer saya, antara lain „“Polly“ (cerita seorang cewek) dan „“Teen Pit“ (ketiak cewek ?).  

Tapi all in all, dalam 10 tahun terakhir acara musik yang saya suka di TV adalah acara live performance-nya Billy Joel di University of Pennsylvania. Kenapa Billy Joel ? Karena dialah penyanyi Amerika yang paling terkenal di Amerika maupun di Rusia yang salah satu lagunya ada nyebut-nyebut “JFK” itu. Kenapa University of Pennsylvania ? Karena ini universitas yang paling terkenal dan salah satu yang paling tua di Amerika (putranya alm Ibu Th. Widia, Steven, adalah lulusan sini). Di acara itu, Billy Joel tidak hanya nyanyi tapi ia juga cerita mengapa ia menciptakan lagu itu.

Billy Joel cerita salah satu lagunya yang berjudul “Die Young” (mati muda) sempat dilarang untuk diputar oleh seorang pendeta (priest) di Puerto Rico, daerah protektorat Amerika. Karena lagu itu dilarang, justru lagu itu laku jutaan keeping. Akhirnya Billy Joel komentar, ”Priest, lain kali anda larang lagu saya yang lain aja biar penjualannya seabreg !!”. Aya aya wae…

Dasar Billy Joel !

Dasar mahasiswa, kenapa kesepian ??

14 Comments (+add yours?)

  1. edratna
    Nov 16, 2007 @ 07:20:48

    Mungkin mereka ngekost…dan walau ada TV nya kan rebutan sama yang lain. Anehnya saat kost saya juga sering kesepian, makanya kalau Minggu ke toko buku Gunung Agung di Kramat, beli buku sepuluh, agar tiap hari ada yang dibaca…ini saat pacar lagi nggak ada. Nahh kalau punya pacar, malah kekurangan waktu, walau saat itu jalanan Jakarta macetnya cuma kadang-kadang.

    Tapi kalau anak komputer, mestinya bisa didepan kompi terus…tapi mungkin juga bosan ya didepan kompi terus, matanya bisa pedes.

    Reply

  2. liswari
    Nov 16, 2007 @ 10:43:09

    Wahh Om seleranya boleh juga hehehe, Norah Jones itu penyanyi jazz favorite ku, sering nemenin sebelum tidur :-p. Kalau band Indonesia, coklat aku juga suka, Netral aku gak begitu suka alirannya. Tapi kalau konser Netral aku bisa ikut nonton gratis dari balik panggung hehehe soalnya pacar sahabatku jadi sound assistant nye Netral, lumayan ikutan rame2 and gratisan.

    Reply

  3. liswari
    Nov 16, 2007 @ 11:03:39

    Aku gak pernah tau artinya kesepian sebelum datang ke USA. Dan setelah merasakan apa itu kesepian, kesimpulan yang kuambil menurutku thing is just a thing, itu bukan jawaban untuk mengatasi nya melainkan people and the connection with them, thats the answer. Di sini Oom tau sendiri ada banyak sekali channel program di TV, ada banyak kegiatan dan hiburan di luar sana tapi tetap saja banyak orang sini merasakan emptiness dan loneliness sehingga akhirnya sebagian besar orang sini memiliki anjing apalagi single person untuk merasakan connection. Dan menurutku itulah jawabannya bukan plasma tv atau brand new sport car.

    Reply

  4. tridjoko
    Nov 17, 2007 @ 00:33:55

    Bu Enny :
    Saya tahu mahasiswa Binus sering kesepian di tempat kostnya ataupun di rumah orangtuanya karena dari 70an orang yang saya ajar di kelas saya, 10%nya bilang sering kesepian. Gak tahu kenapa, mungkin masalah time management ngkali…

    Mbak Lis :
    Siiip..Norah Jones cool banget, tapi saya masih suka juga Diana Krall (?). Kalau jazz yang agak klasik saya suka Michael Frank, Heatwave, dan belakangan Al Jerrau. Tapi sebenarnya saya pengin nonton Jimmy Cullum (?) waktu ke Jakarta, tapi entah kenapa kok waktu itu nggak sempat. Tapi dari baca reportasenya saja saya pengin nonton dia maen, mungkin harus lihat ke You Tube ya (tapi Indonesia internet connectionnya sangat payah, mungkin lihat You Tube jadi be te)..

    Observasi mbak Lis tentang orang USA yang banyak punya anjing untuk ngusir kesepian, sangat tajam. Saya sebenarnya dalam hati ingin punya anjing Rottweiler alias Golden Retriever dan pengin main frisbee dengannya. Tapi karena saya moslem dan nggak boleh punya anjing, akhirnya saya punya kucing. Dan to tell you the truth, jika hati lagi suntuk atau sepi, lihat anak kucing pada bermain cakar-cakaran hati saya langsung plong kayak permen Polo (permen bolong rasa plong)..

    Reply

  5. chaz27
    Dec 01, 2007 @ 19:22:35

    hoho..gpp ya pak …aq kasi comment di post yang da lama nih..
    kebetulan pak…yance tuh seneng banget ma musik..khususnya rock..
    pak seleranya keren2 juga ye…
    hehhe…
    o iya pak.. Bagus tuh bassist/vocalist nya netral. gitarisnya Coky. n drummernya Eno..
    hehe..
    kan blum ada yang jawab kan pak..
    wkwkwkw
    moga2 pak 3 awet muda ye…biz seleranya selera muda sih…moga2 banyak bapak2 di negri kita yang kaya pak 3..wakaka…

    -= CHAZ =-

    Reply

  6. tridjoko
    Dec 03, 2007 @ 09:48:46

    Amin. Amin. Amin.

    Mudah2an saya awet muda, walaupun wajah dan tubuh boros yang penting jiwa tetep hemat..he..he..

    Resep awet muda saya, setiap pagi jam 06.00-10.00 dengerin Radio Prambors. Karena radio ini cukup jujur, misalnya waktu Ibu Widia rektor Binus waktu itu wafat, Prambors mengumumkan penyebab wafatnya beliau, padahal orang-orang Binus semua pada tutup mulut…

    Reply

  7. chaz27
    Dec 04, 2007 @ 18:23:07

    weleh..mank critanya gmana pak???
    jadi penasaran….hehehe…

    -= CHAZ =-

    Reply

  8. tridjoko
    Dec 04, 2007 @ 19:07:54

    Sssst…itu rahasia dan kejadiannya sudah lama, mengapa diingat lagi ?

    Reply

  9. chaz27
    Dec 05, 2007 @ 06:34:23

    hehe…
    maaph dh pak…
    maklum bocah iki pengen tau aja…

    -= CHAZ =-

    Reply

  10. dede putera
    Dec 08, 2007 @ 19:47:29

    pak saya sudah buat nih blogna ^^

    Reply

  11. dede putera
    Dec 08, 2007 @ 19:48:43

    oh iya di
    dedeapit.wordpress.com
    walaupun masih kosong, tp saya sedang mencari inspirasi, hehehe…

    Reply

  12. ierwan123
    Oct 21, 2008 @ 22:08:22

    to tell you the truth sir, selera musiknya poll banget….

    di tempat kursus, saya dan temen2 suka ngasih referensi musik-musik taun 70-90an buat dipelajarin ma siswa…karena selain skill yang oke punya, ternyata tuh lagu-lagu nyambung banget ama teori bermusik…

    kadang saya juga enggak ngerti, koq tambah kesini lagu-lagunya jadi agak gimanaa gt he5x

    Reply

  13. tridjoko
    Oct 22, 2008 @ 17:46:07

    –> Ierwan123 :

    Bukan selera musik saya yang boleh, tapi acara musik di TV jaman 1-2 tahun yang lalu lebih boleh daripada sekarang ini…

    Dulu acara TV banyak yang bagus, seperti saya sebutkan dalam posting. Tapi sekarang group band yang manggung pasti disponsori sama pabrik rokok, perush telekomunikasi, atau malahan air pembasuh setrika… Alias, selera musik kita ditentukan sponsor sekarang ini,,,

    Kalau anda sudah tahu lagu jaman dulu sesuai teori bermusik, wah anda harus lihat wawancara MTV dengan Prince yang dengan pedas berkomentar “Not so many musician in America right now, I mean..musician who really knows about music !”…

    Nah, lho..

    Di Amerika aja gitu (menurut Prince), apalagi di Indonesia (menurut Tridjoko dan Ierwan123)..

    hehehe…

    Reply

  14. ierwan123
    Oct 23, 2008 @ 22:37:08

    hehehe…

    iya sih pa, sekarang-sekarang yang digaris bawahinya sisi komersilnya mlulu 😦

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: