Veal Parmigiana

Salah satu makanan favorit atau main course favorit saya selama tinggal di Eigenmann Hall adalah “veal parmigiana”, sejenis bistik yang dibuat dari daging domba muda (young lamb ?) yang amat sangat empuk. Makanan ini jika diiris pisau makan dengan lembutpun akan langsung terpotong… 

Veal dimakan bersama-sama dengan kentang goreng, irisan wortel, sedikit brocolli, dan cauliflower alias kembang kol. Hmmm…enaaaak… 

Hari ini Rabu tanggal 19 Desember 2007 Binus belum libur. Hari ini saya malahan harus ngajar 6 sks, mata kuliah PAA (Perancangan dan Analisis Algoritma) dimulai jam 11.20 sampai jam 15.00, dilanjutkan dengan mata kuliah IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) dari jam 15.20 sampai jam 17.00. Semua mahasiswa hadir di kuliah PAA karena mahasiswa sendiri yang ingin kuliah di hari ini, supaya nanti tanggal 2 Januari tidak perlu masuk alias Off Class (OFC). Dengan demikian, mahasiswa dapat menikmati liburannya lebih panjang di kampung halamannya sana. Tapi di kelas IMK, dari 70 orang mahasiswa, 15 orang di antaranya tidak hadir kuliah. “Mungkin lagi cari kambing atau sapi“, pikirku positif.. 

Karena sehari menjelang Idul Adha, maka sudah banyak hewan kambing, domba dan sapi dijual di sekitar Binus kampus Syahdan. Mesjid di pojokan pertigaan sebelah kiri kampus Syahdan malahan sudah memasang tenda untuk acara besok paginya. Mesjid persis di depan kampus Syahdan juga disibukkan dengan Panitia yang mulai mendatangkan beberapa ekor kambing dan sapi untuk diinapkan. Saya lihat beberapa anak kecil dan anak tanggung (remaja) sedang membawa (lebih tepat “menarik“) seekor domba untuk dijadikan korban esok harinya. Ya, saya melihat rata-rata yang digeret oleh beberapa orang anak adalah domba dan bukan kambing, walaupun kambing juga banyak dijual di sekitar Binus… 

Keinginan tahu saya membesar, “Mengapa ya anak-anak kecil itu membawa seekor domba untuk dikorbankan, dan bukannya kambing ?“. Karena tidak ada jawaban, maka sayapun berusaha menjawabnya sendiri. Pertama, domba harganya lebih murah daripada kambing, mungkin sekitar Rp 100.000 sampai Rp 200.000 lebih murah. Tapi alasan kedua, mungkin penduduk Betawi lebih menyukai daging domba daripada daging sapi setelah dimasak menjadi sate, gule, ataupun tongseng… 

Karena veal yang saya sebut di atas adalah daging domba (lamb) dan bukannya daging kambing (goat), makanya saya lalu mengambil kesimpulan bahwa orang Amerikapun lebih menyukai daging domba daripada daging kambing, sama dan sejalan dengan orang Betawi yang lebih menyukai daging domba daripada daging kambing (Saya berhutang kesimpulan ini dari kawan baik sekantorku, Ibrahim Hubeis, yang hobinya “wisata kuliner“ dari ujung Jakarta yang satu ke ujung Jakarta yang lain)… 

Sekarang pertanyaannya, “Apa beda rasa daging domba dengan daging kambing ?“. Wah, ini pertanyaan yang sulit dijawab, mungkin Pak Bondan Winarnopun sulit menjawabnya. Tapi kalau pertanyaannya diubah, “Apa beda rasa daging sapi (beef) dengan daging kerbau (water buffalo meat) ? Saya mungkin bisa menjawabnya, karena daging kerbau mempunyai serat-serat yang lebih besar dan lebih kasar daripada daging sapi. Tapi saya dengar, orang-orang Betawipun di acara makan-makan Idul Fitri ataupun di hajatan lebih menyukai daging kerbau daripada daging sapi. 

Apakah benar ? Mungkin anda tahu jawabannya.. 

[Catatan : Pertama, korban hewan di hari Idul Adha berasal dari riwayat Nabi Ibrahim yang diharuskan Allah untuk menyembelih anak kesayangannya Ismail, padahal Nabi Ibrahim teramat sangat sayang dengan putranya ini. Setelah sebilah pisau yang tajam ditempelkan di leher Ismail dan mulai digeser, ternyata Nabi Ibrahim, atas kebesaran Allah, menyembelih seekor domba yang gemuk dan bukan menyembelih putranya Ismail. Kepercayaan ini diikuti oleh pemeluk agama Islam, Kristiani, dan Yahudi, tapi yang merayakan Idul Adha yang bersamaan dengan ibadah haji adalah pemeluk agama Islam. Kedua, apapun binatang yang dikorbankan oleh seseorang di hari Idul Adha: domba, kambing, sapi atau kerbau, yang sampai kepada Allah adalah taqwanya (his or her loyalty)] 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: