Alternatif sambungan internet

Di posting pertama blog saya yang sekarang ada yang dulu saya lupa, saya membahas tentang sambungan internet dari rumah kita yang paling cepat, paling reliable, dan paling murah.

Waktu itu belum ada comment yang memberi saran-saran. Tapi akhirnya waktunya tiba, time to speak up..

Sekurangnya ada tiga cara untuk sambungan internet dari rumah kita, yaitu melalui Telkomnet, melalui IM2, dan melalui “Wajanbolic” (terima kasih bagi yang sudah menemukan alat ini, sayang saya lupa namanya karena cuman lihat acaranya di TV)..

Pertama, Telkomnet dari Telkom. Saya sudah menggunakan internet dengan sambungan Telkomnet Instan sejak tahun 1999 yang lalu. Waktu itu saya bersumpah sebelum matahari bersinar tanggal 1 Januari 2000, komputer di rumah sudah bisa tersambung internet. Dalam waktu 8 tahun memakai Telkomnet, sudah banyak suka duka yang didapat. Telkomnet itu “dat-nyeng“ kadang sambungannya kuenceeng, tapi suka juga luuuambat. Jangan percaya dengan tag “anda sudah terhubung dengan sambungan 46.7 Kbytes“ misalnya, karena pada kenyataannya hubungannya serasa 15.0 KB saja. Hubungan tercepat adalah 50.0 KB dan yang paling lambat adalah 4.0 KB. Tapi yang pasti dari Telkomnet adalah biayanya yang mahal. Rata-rata saya membayar sekitar Rp 400 ribu per bulan hanya untuk baca email, nulis blog, update Frienster, dan search artikel di google. Saya sudah mencoba untuk mendaftar di

Kedua, IM2 dari Indosat. Pada suatu hari di suatu arisan bapak-bapak di RT saya, seorang tetangga menyatakan bahwa ia suka main internet dengan menggunakan IM2. Caranya, membeli kartu GSM Indosat apapun itu asal bermula dengan 0815, atau 0816. Lalu hubungkan computer dengan telpon di rumah seperti layaknya menghubungkan dengan Telkomnet. Masukkan kartu startup GSM Indosat tadi ke hp, lalu telpon nomor tertentu (0809xxxxxx), maka sebentar kemudian akan diberi sms yang isinya userid dan password untuk menghubungkan dengan IM2. Masukkan userid dan password tadi ke setting network di computer anda, tentu saja diikuti dengan call number 0809xxxxxx tadi. Saya sudah sempat makai dan hubungannya 3 kali lebih cepat dari Telkomnet. Saya bahkan sempat beli kartu 3 kali @ Rp 25.000 untuk menghubungi IM2. Rupanya saya yang “beralih ke lain hati“ dari Telkomnet ke IM2 itu ketahuan sama Telkom, mungkin dari trace nomor telpon yang saya hubungi 0809xxxxxx tadi. Orang Telkompun sering nelpon ke rumah nawarin dari Speedy sampai kartu Prabayar gratis. Tapi yang paling aneh, telpon rumah saya tidak pernah bisa lagi menghubungi 0809xxxxxx tadi. Wah, ini benar-benar persaingan bisnis curang !!! Nggak boleh orang seneng tuh Telkom…
Belakangan ini IM2 menawari koneksi internet via USB dengan tarif cukup menarik yaitu Rp 99.000 untuk paket 1 GB.

Ketiga, Wajanbolic bikinan sendiri. Thanks to TransTV siang ini yang dalam acara SISI LAIN memberitahukan seseorang yang sedang membuat semacam antena kecil (mirip dengan antena Astro) yang dibuat sendiri. Alat-alatnya adalah : gergaji besi listrik, gerinda listrik, bor listrik dengan berbagai besaran mata bor. Bahan-bahannya adalah : wajan aluminium diameter sekitar 35 cm yang banyak terdapat di pasar-pasar tradisional, pipa pralon ukuran 3 inchi panjang sekitar 20 cm, penutup ujung pipa pralon 3 inchi (2 buah), USB min 256 GB (cari yang paling murah), USB konektor plus kabelnya (panjang kabel tergantung jauh dekat jarak antene dengan komputer, ya sekitar 10 m), tape aluminium foil lebar 2 inchi panjang sekitar 1 m, mur dan bautnya ukuran 10 sepanjang sekitar 8 cm, tiang penyangga antenna berupa kayu 3 x 4 cm sepanjang 1,5 meter.

Cara membuat Wajanbolic : Pertama-tama wajan digergaji kuping-kupingnya sehingga mirip disc antenna. Haluskan dengan gerinda bekas gergajian itu supaya rapi. Lubangi wajan di tengah-tengah dengan bor untuk menampung mur berukuran 10. Pralon 3 inch sepanjang 20 cm tadi dalam dan luarnya ditutupi dengan selotip aluminium foil agar memantulkan sinyal. Begitu pula di dalam dan luar tutup pipa pralon (jumlahnya ada 2). Tutup yang satu dilubangi untuk disambung mur dengan lubang di tengah wajan. Masukkan pipa pralon di tutup yang sudah nempel di wajan tadi. Lubangi pipa pralon di posisi di luar bibir wajan agar bisa menampung USB. Ujung belakang dari USB yang tidak ada konektornya adalah di dalam pipa pralon. Dudukkan belakang USB itu dengan menggunakan busa stereoform yang dilem dengan superglue. Ujung USB yang ada konektornya harus dalam posisi nongol di luar pralon yang sudah dilubangi sebesar USB itu.

Selanjutnya, ambil konektor USB (kalau ujung USB kita sebut laki, maka konektor USB ini kita sebut cewek). Belakang konektor sambungkan dengan kabel (kalau tidak salah ada 4 kabel berbagai warna), begitu pula ujung kabel yang satunya lagi sambungkan dengan konektor USB tipe cowok. Solder sambungan konektor USB dengan kabel itu agar mantap sambungannya. Sambungkan belakang wajan dengan kayu 1,5 meter tadi. Pasang antenna di atas atap rumah (arah bisa dicoba-coba nanti setelah terhubung ke komputer). Kabel yang ngelewer dari antenna tadi ujung konektornya yang bertipe USB konektor cowok, masukkan ke lubang USB di komputer kita.

Selanjutnya set network connection di komputer kita. Mesti dicoba-coba memasukkan parameternya karena acara di TransTV tadi tidak menyebutkan bagaimana menset connectionnya. Tapi disebutkan banyak warga Serpong yang sudah beli wajanbolic dengan harga sekitar Rp 360.000 one time charge.

Kalau anda tipe orang yang praktis, silahkan hubungi gerai Indosat untuk mendapatkan USB IM2 berpaket 1 GB itu. Tapi kalau anda orang bertipe avonturir dan eksperimental, bisa mencoba membuat Wajanbolic sendiri. O ya, supaya Wajanbolicnya menarik, bisa dicat wajannya dengan cat Pylox warna biru, merah atau hijau, pokoknya sesuka anda..

Selamat mencoba !

18 Comments (+add yours?)

  1. edratna
    Jan 15, 2008 @ 10:52:22

    Udah dicoba? Bagaimana hasilnya?

    Reply

  2. tridjoko
    Jan 15, 2008 @ 17:05:00

    Belum dicoba. Ini saya sama teman-teman RT lagi ngumpulin bahannya untuk dibuat dalam minggu-minggu ini. Mbuat wajanbolicnya sih mudah, tapi ngeset sampai hidup internetnya kayaknya agak sulit. Menurut info di Mas Google, belum tentu wajanbolic yang termurah..

    Karena punya wajanbolic tapi belum langganan internet ke ISP juga belum bisa “nyala” internetnya, padahal langganan ke ISP kata Google antara Rp 150 rb – 300 rb per bulan..

    Wajanbolic juga harus “diarahkan” ke AP (Access Provider) misalnya antena RTRWnet (yang kalau dekat rumah APnya ada di Kalimalang)..

    Pokoknya ribet urusan dengan wajanbolic, tapi kalau duwit dan waktu cukup tersedia, pasti sangat fun ngeset sesuatu yang benar-benar down-to-earth alias murah meriah..

    Reply

  3. Resi Bismo
    Jan 18, 2008 @ 07:22:21

    kesihan banget dah orang indo… untuk urusan informasi saja sulit, apa lagi urusan tempe pasti lagi sulit banget nih. Itu wajanbolic bisa diikutsetakan karya ilmiah BPPT gak? 😀 hehehehe

    Reply

  4. Tri Djoko
    Jan 18, 2008 @ 23:16:00

    Yep, Mas Bismo. Di Indonesia, terutama Jakarta, semuanya serba sulit. Gaji BPPT habis separonya hanya untuk bayar angkot atau mobil sendiri dari rumah ke kantor pp. Seperempatnya lagi habis untuk bayar koneksi internet. Pokoknya super kasihan deh…

    Makanya, paling malu waktu ke Jerman ditanya ama teman Jerman, “Di Indonesia, you ngumpulin gajimu berapa lama untuk beli mobil baru ?”

    Sembarangan saya jawab “Dua tahun (24 bulan)”, sambil nyengir.

    Eh, si Jerman bilang “Kalau kita di Jerman sih, 5 bulan gaji juga bisa beli mobil Audi baru”…

    Busyeeet deh….

    Kata teman-teman yang kuliah di Jerman, kerja 2 bulan di musim panas bisa menghidupi kita setahun. Opo bener mas ?

    p.s.: Wajanbolic nggak masuk agenda penelitian BPPT, mungkin masih bisa masuk ke penelitian teknologi tepat gunanya LIPI di Jalan Cisitu, Bandung…BPPT kebanyakan penelitiannya masuk “big technology” macam unmaned aircraft, WIGE (wind on ground effect) aircraft, wahana benam (calon kapal selam), wahana apung (calon kapal, fregat misalnya), dan pipa apung (saya lupa untuk apa…)..

    Reply

  5. christineadella
    Jan 21, 2008 @ 10:58:55

    pak tri, yang pake IM2 itu katanya harus hubungi no 0809xxxxxx. apa g bisa hubungi yang laen ya
    ??/kalo bisa misalnya hub ke mana?

    Reply

  6. tridjoko
    Jan 21, 2008 @ 13:29:35

    Hallo Christine : maksud saya, dulu saya cukup beli kartu startup Mentari misalnya yang harganya Rp 25.000 dan kirim sms ke nomor tertentu (saya lupa, misalnya 9999) lalu sebentar kemudian saya akan menerima “userid” , “password” , dan nomor telpon 0809xxxxxx untuk dihubungi dari Indosat IM2.

    “Userid” dan “password” itu kemudian saya pasang ke network connection seperti waktu ngeset Telkomnet untuk pertama kali, hanya bedanya nomor 0809xxxxxx-nya. Kalau sudah selesai tinggal klik, maka tersambunglah saya dengan IM2 yang connection 3 x lebih cepat dari Telkomsel dan lebih murah pula….sepuasnya sampai pulsa IM2 saya habis…

    Kalau ingin lebih jelas lihat websitenya di
    http://www.indosatm2.com/index.php/services/indosatnet/internetdialup

    Atau datang sendiri ke gerai-gerai Indosat dengan rumah anda. Kalau yang dekat dengan kantor saya ya di Kantor Indosat Jl. Merdeka Barat (sebelah bunderan air mancur BI) lantai dasar.

    Kalau tidak salah ada produk lain misalnya IM2 via USB yang kabarnya ongkosnya murah banget yaitu Rp 99.000 per 1 GB.

    Saya juga belum nyoba sih, tapi kalau nanti anda sudah nyoba, posting di sini beritanya ya ?

    Reply

  7. tridjoko
    Jan 21, 2008 @ 13:32:52

    Christine, ini ada yang lupa. Nomor yang harus dihubungi adalah 6789.

    Lihat di website Indosat :
    http://www.indosatm2.com/index.php/services/indosatnet/mobilefren

    Selamat mencoba !!

    Reply

  8. christineadella
    Jan 22, 2008 @ 12:01:22

    oh gitu toh pak…makasih ya infonya.ntar kalau saya uda coba w kaci comment deh.ok…

    Reply

  9. aDiNG
    Jan 22, 2008 @ 17:13:07

    USB IM2 99rb per 1 GB sebelum ppn, kemungkinan itu CDMA StarOne. saya sudah pake sejak pertama ada di Surabaya. Taripnya plin-plan alias naek turun, dan barusan per pemakaian Des 2007 turun dari 150rb ke 99rb. Correct me if I’m wrong.. 🙂

    Reply

  10. aDiNG
    Jan 22, 2008 @ 17:23:11

    ow sorry.. setelah baca http://www.indosatm2.com/index.php/services/indosatnet/mobilefren

    ternyata itu koneksi indosatnet via CDMA Fren dan dihitung per menit. koq nggak nemu ya yg 99rb /1 GB-nya?

    Reply

  11. Tri Djoko
    Jan 22, 2008 @ 23:31:16

    Hallo Mas Ading : kesan saya yang tercatat di website Indosat agak out-dated jadi nggak di-update terus..

    USB IM2 yang 99rb per 1 GB (atau StarOne saya lupa) setahu saya sering diberitakan di koran2 yang beredar di Jakarta dan juga lewat “the word of mouth” alias tutur tinular…

    Sayapun belum ke kantor Indosat yang jaraknya cuman 1 blok doang.

    Tapi kalau Mas pernah pakai yang 150rb per 1 GB, ceritain dong gimana performance-nya. Apa yahud, apa dikit-dikit ngeeng…ilang kesangkut sama si Gatotkaca yang lagi terbang ?

    Reply

  12. sibenjol
    Mar 26, 2008 @ 09:08:52

    aku kok malah bingung to…
    katanya pake wajan bolic bisa internetan gratis…
    setelah dipasang trus wardriving..langsung internet online tanpa bayar2 lagi…
    tapi ada yg bilang musti bayar2 isp bulanan lagi..
    lha trus yang di bilang gratis tu yang mana…??
    …maklum..ini, wong miskin, pengen ngenet maunya yang gratis2 aja…hik..hik..hik…
    soalnya duit tipis dah habis buat beaya ini itu….tolong dong jelasin yang komplit soal wajan bolic …..itu yang namanya usb, maksdnya usb memory, atau usb wireles..?
    …makasih yaaa..

    Reply

  13. Ibanezholic
    Apr 26, 2008 @ 12:35:34

    Wajanbolic bisa gratis bisa nggak.

    Gratis kalau deket anda ada free hotspot hanya karena dengan wajanbolic itu penangkapan sinyal dari jauh (ada yang bilang same 1-2km) bisa diterima. Alat tambahannya wireless network yang punya fasilitas antena luar. Jadi wajanbolic itu antena sensitiflah gampangnya.

    Sedang anda harus bayar kalau ditempat anda ada jaringan wireless bayar. Biasanya ada pengamanan yang menurut Google bisa dicrack pake air sniffer kalau anda canggih dan tentu melanggar hukumlah orang mencuri.

    Reply

  14. tridjoko
    Apr 26, 2008 @ 12:47:13

    –> Ibanezholic : wah…bung, makasih banyak atas infonya..

    Saya telah memutuskan, mengingat biaya yang pas-pasan dan waktu yang nggak ada untuk bereksperimen, untuk TIDAK menggunakan wajanbolic..

    Kebetulan saya tinggal di perumahan yang berupa lembah, semacam Silicon Valley-lah…;-) Jadi banyak sinyal CDMA di Indonesia saja tidak masuk, apalagi wajanbolic..

    Saya memutuskan memakai dongle salah satu provider dengan alasan : biaya murah dan mobile…bisa dipindah kemana-mana, bahkan ketika piknik ke Puncak…

    Reply

  15. angelina tycom
    Aug 07, 2008 @ 21:20:00

    Numpang nanya nih….
    Sambungan internet apa yg praktis , bisa di bawa kemana-mana , murah . Kalau bisa prabayar .¤Trims¤
    aNgel………

    Reply

  16. tridjoko
    Aug 07, 2008 @ 21:49:00

    –> Angelina :

    Sambungan internet yang bisa dibawa-bawa dan praktis (belum tentu murah) serta prabayar…adalah kartu IVAS dari Telkom dengan nominal Rp 15.000, Rp 25.000, dan Rp 50.000. Belinya coba hubungi gerai Telkom (plasa.com) terdekat…

    Kalau anda tinggal di Jakarta, di mal-mal Jakarta seperti Mal Ambasador sudah banyak gerai yang khusus melayani sambungan internet secara “mobile”. Kebanyakan menggunakan modem yang dicolokin ke komputer (mirip USB). Ada yang dari Telkomsel (harga langganan corporate Rp 250.000 unt download sampai 1 GB), ada yang dari IM2 Indosat, dan juga dari XL. Ada yang modemnya harus beli Rp 1,75 jt lalu langganan per bulan Rp 250.000 download sepuasnya dan waktu tak terbatas (unlimited). Ada yang modemnya dicicil, dan abonemen Rp 250.000 sampai 1 GB dan sebagainya. Coba hubungi gerai internet di Mal dekat rumah anda, atau baca Kompas Minggu seminggu yang lalu di halaman “MUDA”, hal ini sudah dibahas tuntas-tas…

    Tapi yang paling murah tetap FastNet dari FirstMedia yang menggunakan kabel tetap. Sayangnya harus nunggu kabelnya “ditanam” di perumahan anda. Konon langganan cuman Rp 99.000 per bulan download sampai 3 GB. Asyik kan ?

    Reply

  17. Oklek
    Oct 06, 2008 @ 21:12:45

    New ASTRO BOLIC
    Gratis-Stabil-Cepat-Mudah dan Murah

    http://www.solowifi.blogspot.com

    Reply

  18. MANU
    Feb 04, 2009 @ 11:25:43

    harus d sambungan laen to??
    Tapi kreatif juga..

    Ya, begitulah…. 😉

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: