Nyepi

Selamat Hari Raya Nyepi bagi yang melaksanakannya hari ini Jumat tanggal 7 Februari 2008..

Sayangnya, saya tidak bisa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi ke beberapa teman Bali-ku mengingat mereka lagi menjalani pati geni, pati lelungan, dan pati lelaku (tidak menyalakan api-tv,lampu, tidak bepergian, dan tidak beraktivitas). Jadi saya akan merasa bersalah kalau mengirimkan sms kepada mereka…

Saya ingat rumah saya dulu di KPAD Cimanggis. Saya tinggal di sebuah jalan yang saya sebut “Jalan Nusantara” karena penghuninya banyak suku di Indonesia: ada orang Banjar, orang Nias, orang Batak, orang Padang, orang Ambon, orang Jawa, orang Sunda, dan orang Bali. Kami bertetangga rukun sekali dan saling membantu, sampai-sampai anak bungsu saya sewaktu masih bayi suka tidur siang di rumah “Bu De” tetangga saya yang orang Batak.. Persis di depan rumah saya yang orang Bali, yang sering sekali mengadakan upacara sembahyangan. Sehingga kalau mereka lagi sembahyang, anak-anak saya saya kunci di rumah supaya nggak mengganggu kekusyukan mereka…

Di jalan perumahan saya sekarang, jumlah suku yang ada tidak sebanyak di Cimanggis dulu. Kebanyakan orang Jawa, ada orang Padang, orang Palembang, orang Batak, dan orang Ambon. Tapi yang saya banggakan dari jalan dimana rumah saya berada adalah di setiap rumah menanam pohon buah yang berbeda-beda. Ada yang menanam jambu merah, jambu hijau, jambu bol, belimbing, dan mangga…sehingga oleh orang-orang sekompleks jalan di depan rumah saya disebut..”Jalan Rujak”..

Nggak berlebihan sih. Just exactly right, brother !  (niruin Jarwo Kwat nih..)..

2 Comments (+add yours?)

  1. Edratna
    Mar 07, 2008 @ 11:16:23

    Sebetulnya, walau pun bukan orang Bali, nyepi bisa kita gunakan untuk introspeksi, apa yang telah kita lakukan, benarkah bermnfaat pada diri kita, lingkungan kita dan keluarga kita.

    Sejak adanya sms…..kita bisa mengirim sms kok…tapi jangan minta dibalas…balasannya baru besok.

    Reply

  2. tridjoko
    Mar 08, 2008 @ 08:51:51

    –> Bu Edratna : wah…saya lebih baik sms-nya setelah Nyepi berlalu. Agak late-lah, tapi better late than never…

    Kalau di kalangan muslim, puasa di bulan Ramadhan juga bisa disamakan dengan Nyepi. Malahan nyepinya selama sebulan penuh !

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: