Blog is my middle name

Ha..ha..ada cara yang mudah untuk “menunjukkan diri” tentang sesuatu. Misalnya anda senang balapan motor, dan orang sangat mencari-cari anda dan dia nanya siapa nama anda. Anda cukup bilang, “motorcycle is my middle name”…

Orang itu pasti seperti ini, “Wwwwhhhhaaaaaattt ?”

Begitupun saya mau cerita blog saya “Ceritaku Ceritamu Ceritakita” ini. Saya sudah lama membuat blog ini sebenarnya yaitu Maret 2007. Tapi setelah saya bisa menemukan “murid” yang tepat untuk nanya ini-itu tentang blog, maka mulailah saya aktif berblogria sejak Oktober 2007 lalu..

Nah, sudah genap 6 bulan ini aktif ngeblog. Jumlah posting saya sudah sekitar 120 posting, alias 20 posting setiap bulan. Di setiap posting, rata-rata mendapat 5 comment. Jumlah pengunjung blog alhamdulillah juga cukup rame yang sampai hari ini sudah hampir mencapai 12,000 pengunjung, berarti 2,000 pengunjung setiap bulannya. Secara demografi pengunjung juga tersebar ke seluruh dunia maya, ada yang dari UK, Jerman, Jepang, Singapore, dan tentu saja Amerika Serikat. Wah, mungkin terbilang lumayanlah mengingat saya “menanam benih blog” ini adalah “di tanah yang gersang” yaitu Binus, yang sepengetahuan saya mahasiswanya lebih suka main DotA di Empo daripada mbikin dan baca blog (no offence, Empo ! Peace, man !)..

[Salah satu mahasiswa saya bercanda, “Pak, kita sering kuliah di LDE, L1E, L2E, dan L3E Pak”. “Ah masak ?”, tanya saya. “Iya pak, Lantai Dasar Empo, Lantai 1 Empo, Lantai 2 Empo, dan Lantai 3 Empo”, katanya. “Masya ampun-ampun !!!”, kata saya teh…]

Menurut enquiry yang masuk ke Blog saya, pertanyaan pembaca lewat Mas Google (adiknya Kang Gungun) juga sangat beragam. Dari yang standar-standar seperti judul skripsi atau acara Mario Teguh, sampai ke sesuatu yang tidak perlu disebutkan di sini…

Dulu tokoh komputer Indonesia Jusuf Randy yang sempat mendirikan LPKIA di sebuah televisi mengatakan bahwa “Komputer adalah gabungan dari lemari penyimpan, mesin ketik, dan televisi”. Menganalogikan dengan apa yang disebutkan Jusuf Randy, kiranya saya boleh mengatakan bahwa “Blog adalah gabungan dari buku harian, album, telpon, komputer, papan pengumuman, help desk, dan buku saku”. Masih kurang siip definisinya ? Ntar deh aku pikirin lagi…

Salah satu kriteria perankingan Universitas yang dikeluarkan oleh Webometrics menyebutkan bahwa “Visibility” bagi sebuah universitas adalah hal yang amat sangat penting. Jika universitas tersebut cukup “visible”, dalam arti sering bisa dibaca berita tentangnya di internet, maka otomatis nilai ranking universitas tersebut secara Webometrics akan tinggi. Dalam hal ini saya sekedar membantu employer saya, yaitu Binus, untuk mendapatkan high visibility…

Sedang tujuan saya sendiri menulis blog ini, tidak lebih dari iseng-iseng. Makanya, saya bilang “Blog is my middle name…”..

9 Comments (+add yours?)

  1. Agung
    Mar 11, 2008 @ 19:56:24

    hahahaha..!!
    Blog bapak ini juga bisa jadi teman curhat dan buku sosiologi + anthropologi.
    hehehehe..!!

    Reply

  2. simbah
    Mar 11, 2008 @ 22:06:39

    Kalau yg saya rasakan, hampir sama dgn Wikipedia, malah lebih komplit dan mendalam. . .ensiklopedi, tapi resiko hilang atau ke ‘delet’ ada. .ensiklopedi gak bakalan kena ‘del’ tul nggak..?

    Reply

  3. Edratna
    Mar 12, 2008 @ 06:45:18

    Blog adalah sarana untuk mengekspresikan diri sendiri, mengeluarkan uneg-uneg, untuk bermimpi tanpa batas….. menulis di blog bisa mengurangi stress…(atau malah stres karena tagihan pulsa membengkak?)

    Reply

  4. tridjoko
    Mar 14, 2008 @ 15:02:58

    –> Agung : wah..menarik juga, blog bisa jadi teman curhat dan buku sosiologi dan antropologi…asal jangan seksologi aja Gung ! Ha..ha..ha..mengingat posting saya yang LSF itu..

    –> Simbah : Wikipedia hanya mencatat hal-hal referensi yang “standar” sedangkan blog justru menurut saya mencatat hal-hal yang di luar kewajaran, tidak standar, nyeleneh, dan kadang-kadang nyebelin… Tapi kok selama ini rasanya kita nggak bisa hidup tanpa blog ya ? Apa itu tandanya kita sudah go-blog (suka blog) ?? Ha..ha..ha..

    –> Bu Edratna : Menulis di Blog memang bisa mengurangi stress, juga membaca komentar-komentarnya. Tapi pas giliran mbayar, saya sebagai PNS juga stress karena besarnya tagihan rekening telpon yang harus saya bayar. Makanya saya nulis ini dari sebuah warnet yang mbayarnya per jam cuman Rp 4000 (di Bandar Lampung). Kalau Telkomnet di rumah kalau nggak salah sejam Rp 9000 (yang bisa membuat orang melarat…ha..ha..ha..)…

    Reply

  5. Agung
    Mar 15, 2008 @ 21:53:13

    hahahaha..!!!
    ckckckckck..!!
    parah si Bapak ieu teh.
    hahahahaha…!!
    tp jujur,blog Bapak ini blog paling bagus,keren,useful,dan inspiring yg pernah saya lihat.
    hehehehehe..!!

    Reply

  6. simbah
    Mar 23, 2008 @ 13:36:18

    Setelah jaksa Urip Tri Gunawan tersangkut kasus suap, ada istilah ATM berjalan. Yaitu tokoh2 yg ada hubungannya dgn BLBI, yg bisa dimintai duit setiap saat dan di mana saja.

    Lepas dari ATM berjalan, kalau saya ngarani anda Ensiklopedi berjalan . . .dik Yon. . he ..he. .

    Reply

  7. tridjoko
    Mar 24, 2008 @ 09:15:25

    –> Simbah : he..he..ada-ada saja…

    Reply

  8. judi kasturi
    Jul 02, 2008 @ 02:47:02

    Trims ya bos. Tulisan atau tepatnya tanggapanku yang asal2an bisa nongol di blog panjenengan. Tercapailah salah satu cita – citaku ha ha ha
    Dulu, saya sempat mikir, gimana caranya nama dan tulisan koq bisa nongol. Saya ketik nama, rektor UI misalnya, lho nongol dah tulisannya dan tulisan tentangnya. Kemudian saya sebenarnya cukup beruntung,karena tinggal di gontor (manggon kantor) saya gak pusing bayar tagihan apa – apa ha ha ha Komentarku tentang blog panjenengan, setidaknya menambah khasanah tentang adanya seorang cerdik cendekia yang bisa diajak ber haha hehe. Lajimnya, seorang cerdik cendekia selalu mengernyitkan dahi, menyimpan ketegangan…

    Reply

  9. tridjoko
    Jul 03, 2008 @ 12:27:30

    –> Judi Kasturi :

    Masih ingat cerita pewayangan “Sumantri dan Sukrasana” mas ? Sumantri orangnya ganteng dan cerdas, tapi kurang cerdik, jika dibandingkan dengan adiknya Sukrasana yang mukanya buruk tapi cerdik bin cendekia…

    Pada saat Sumantri mau membangun sebuah taman indah dalam rangka menaksir seorang cewek sing ayune uleng-ulengan (sebuah harga yang sesuai !), maka Sumantri terpaksa meminta bantuan adiknya yang sakti, Sukrasana..

    Taman indahpun selesai, Sumantripun bisa menggaet gadis pujaan hatinya. Tapi ketika keduanya mau pergi ke tempat hiburan untuk bersenang-senang, Sukrasanapun meminta dengan memelas :

    “Aku elu akang ! Aku elu akang !”, katanya dengan mulut cadel pengin ikut bersenang-senang..

    Apa yang terjadi ? Sumantripun menghunus anak panah dan ditaruhnya di busur untuk menakut-nakuti Sukrasana supaya tidak ikut. Ternyata Sumantri kepeleset kulit pisang dan jresss….busur panah meluncur menembus dada Sukrasana..

    Sukrasanapun tewas, dan Sumantripun sesenggukan tujuh hari tujuh malam menyesali perbuatannya..

    Jadi, dalam perjalanan hidup yang sudah panjang ini (lebih dari setengah abad), saya sering menemukan justru dari orang yang kelihatannya ora ndayani…tapi dari beliau justru keluar nasehat-nasehat bijak (the wit and wisdom) tentang hidup dan kehidupan ini..

    Iya mas, saya lagi pusing bayar tagihan ini…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: