PNS 2008 menunggu godot

Ada seorang teman baru bulan Januari 2008 kemarin ini masuk ke sebuah lembaga pemerintah non departemen yang berlokasi di sebuah jalan strategis ibukota. Harapan yang tinggi mengiringi si mbak, sebuah saja namanya Sriwilkutil, untuk bekerja di lembaga penelitian yang sangat prestisius…

Tapi apa mau dikata ? Harapan tinggal harapan. Mungkin bagaikan pungguk merindukan bulan. Tiga setengah bulan sudah berlalu namun ternyata sebagai PNS mbak Sriwilkutil ini belum sempat menerima gaji sepeserpun..

Apakah saya merasa kasihan karenanya ? Mungkin rasa kasihan adalah perasaan yang sangat datar dan “standar”. Saya lebih merasa “getem-getem” (gondok) lha kok ya ada kantor sehebat itu menelantarkan pegawainya sedemikian parah..

Walaupun mbak Sriwilkutil ini sudah sempat menerima SK CPNS terhitung mulai tanggal 1 April 2008..

Saya tidak tahu apa yang salah dengan kantor ini yang terkenal dengan Sistem Operasi dan Prosedur (SOP) yang sangat kompleks dan mantap, namun toh menggaji seorang Sriwilkutil yang sudah bekerja tiga setengah bulan aja nggak becus…

Saya tidak marah kepada siapapun, cuman sekedar curhat di blog saya sendiri membahas “kekurangberuntungan” seorang manusia bernama Sriwilkutil…

Mudah-mudahan pembaca bisa memberikan pendapatnya, dan nanti kalau pendapat “sudah rame” mudah-mudahan ada pejabat yang berwenang memberikan komentarnya…

Saya dulu waktu mulai bekerja di tahun 1980, di akhir bulan saya sudah menerima gaji sebesar 80%. Sedangkan mbak Sriwilkutil ini sudah bekerja tiga setengah bulan tapi menerima gaji hanya 0%…

Siapa yang salah ?

Tanyalah pada rumput yang bergoyang….

3 Comments (+add yours?)

  1. Agung
    Apr 04, 2008 @ 10:49:20

    yah,kalo selalu cari yang salah,ga ada habisnya Pak.
    tapi begitulah indonesia.
    kita cuma bisa ngrasa kasihan dan gondok.
    trus kita bisa apa Pak?
    hehehehehehehehehe….!!!
    nasib Mbak yang tadi itu sama kayak guru2 di pedalaman yah Pak?!
    bahkan ada guru di kalimantan yg uda ga dapet gaji selama 2tahun.
    selama ini bisa hidup dr hasil tani yang diberikan ortu dari murid2nya.
    aduh2,tragis indonesia ini Pak.

    oo..iya..!!
    kita cuma bisa berdoa Pak,
    semoga beliau2 yang berjasa mendapatkan keadilan secepatnya.
    AMIN..!!

    Reply

  2. simbah
    Apr 05, 2008 @ 18:54:40

    Kalo ada cerita gaji PNS dibayarkan terlambat, apalagi di Jkt, yah memang keterlaluan. Saya pernah mengalaminya dulu beberapa kali, sekitar tg.1979 di Makassar, tapi setelah di-usut2 rupanya diputar dulu oleh si Payroll alias juru bayarnya…..ampuun…ngutang dulu dah..

    Reply

  3. tridjoko
    Apr 05, 2008 @ 21:56:20

    –> Simbah : info terakhir, kata seorang teman, itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara kantor itu dengan BKN. Kantor itu sudah menerima sekitar 50 orang pegawai baru di awal Januari 2008, waktu dimintakan persetujuan ke BKN, BKN baru menjawabnya akhir Maret 2008 ! Akhirnya orang kantor itu kebingungan, bagaimana caranya menggaji orang baru sejak Januari 2008 (sejak mereka masuk kantor)… Setelah dicek sama bagian SDM, bagian Hukum, dan bagian Keuangan, kemungkinan besar sebentar lagi akan segera dirapel dari bulan Januari 2008..

    Moral of the story : pejabat jaman sekarang jauh merasa takut berbuat salah karena takut disalahkan dan masuk penjara. Akhirnya yang namanya kreativitas sudah mati !! Dan tidak peduli kalau orang lain menjadi mati karenanya seperti para pegawai baru itu…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: