Cara Indah Temu Orang Sekampung

Sewaktu masih baru, dan saya mengajak keponakan saya yang datang dari Semarang untuk janjian dengan keponakan satu lagi yang rumahnya di belakang Mal ini, Mal ini masih baru, kinyis-kinyis, wangi dan benar-benar a place to see and to be seen..yang bisa disejajarkan dengan Orchard Road di Singapore, GwanYang di Seoul, Fifth Avenue di NY, Rodeo Drive di Kota Bidadari (Los Angeles), atau Marienplatz di Munchen…

Waktu itu kami berdua, saya dan keponakan saya itu, membenamkan diri ke sebuah warung pojok yang tulisannya berwarna coklat berbunyi “American Warung“. Kamipun berdua memesan “American Wedang” yang disebut Sarsaparila (root beer) dengan es krim kampul-kampul kayak Yellow Submarine di Sungai Mblender dekat rumah saya waktu kecil dulu…

Dan walaupun kami memesan gelas sedang, rasanya Sarsaparila itu tidak habis-habis walaupun sudah diminum selama 30 menit. Buktinya, keponakan yang satu lagi belum datang-datang tapi “American Wedang” tadi belum 100% menghuni perut…

Waktu masih baru, Mal ini sungguh suatu “tetenger” (landmark) di daerah selatan kota Betawi. Keponakan saya sempet nyanya, “Oom..apa sih artinya taun skuer itu “. Sayapun sambil nyeruput Sarsaparila menjawab sekenanya, “Ooo..itu lho, ya semacam jalanan sekitar pusat kota (taun skuer) gitu…”

Yang saya masih ingat, di sebuah lorong 300 meter di lantai dasar Mal itu, kita bisa jalan-jalan (strolling) sambil melirik ke kanan dan ke kiri yang dipenuhi dengan kafe-kafe. Lantainyapun halus dengan konstruksi semen diberi bahan penghalus khusus, ya semacam Molto kalau kita lagi nyeterika. Akibatnya, banyak orang-orang muda, termasuk orang-orang tua semacam saya yang sedang mengantarkan orang muda, jalan-jalan ke sana. Lorong selebar 10 meter itu cukup lebar walaupun kita melenggang lenggok di atas catwalk buatan di depan kafe-kafe itu..

It was…

and now’s everything is different…

Minggu lalu secara kebetulan saya ketemu teman lama SMA yaitu Mas Pri yang secara kebetulan sering membaca blog saya gara-gara ia men-search namanya sendiri di Mas Gugel yang langsung muncul situs-situs yang memuat namanya itu, termasuk blog saya. Kebetulan Mas Pri yang dosen Teknik Mesin di sebuah institut terkenal di kota Bandung itu lagi tugas di Jakarta. Nah, daripada sore-sore nggak ada kerjaan langsung main ke rumahku yang berjarak cuman 7 km dari mess yang dia tinggali. Nah, karena di rumah tidak ada siapa-siapa, maka nggak lucu dong kita cerita sambil menikmati kopi tapi kaki dikerubutin terus sama Si Putih, Si Mboke, Ringo dan Otto, kucing-kucing saya…

Maka dengan menempuh jalan tol kami berduapun meluncur ke Mal terdekat dengan jalan tol. Setelah nongkrong sebentar di tukang jual donat Jangan Konyol itu, kamipun sempat ngobrol sambil makan donat sambil menyeruput es jeruk kemampul (dia) dan es kopi orak-arik susu (saya). Seorang pemain band terkenal-pun duduk di belakang kami bersama anak perempuannya. Band itu dulu pernah menyanyikan lagu yang beat-nya enak betul, mungkin pemain band bersaudara itu dulu diajarin sama bapaknya yang juga pemain band…

Wah..ternyata sruput menyruput kopi sambil ngobrol di malam hari itu tidak seindah iklannya. Pertama, es kopi orak-arik susu yang saya pesan ternyata kopinya tuh “dark” banget deh ! Pahiiiiit man ! Sepahit kehidupan anak mahasiswa yang honor asistennya belum dibayar selama 1 semester !

Selain itu, pemandangan koridor 300 meter yang bebas berlenggang kangkung dengan lantai halus itu sekarang……euweuh, alias mpun mboten wonten ! Yang ada cuman kapstok-kapstok penjual baju-baju “tempat kaki lima harga bintang lima” yang menurut saya pribadi agak mengganggu kenikmatan menyeruput kopi malam ini. Maklum, pandangan ke kafe lain “di seberang jalan” terhalang oleh sampiran baju ! Walaupun yang njaga secantik Cindy K, Elle M, Linda Evangelista, Sophie Marceuau, atau Keira K sekalipun saya nggak peduli. Ngalingin mbak, pemandangannya itu lho, ngalingin !!!

Kamipun pulang sehabis seruputan es jeruk campurnya Mas Pri selesai..

Oo..alah…sekarang Mal itu menjadi Cara Indah Temu Obral Semampir tho !

Oh my Gawd !

 

2 Comments (+add yours?)

  1. edratna
    Apr 20, 2008 @ 10:53:28

    Mal mana sih ini? Di PG atau dimana?

    Reply

  2. tridjoko
    Apr 20, 2008 @ 12:56:47

    –> Bu Edratna : mal cedak nggonmu kuwi lho !

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: