Blog ini telah dilihat 50,000 kali

Terima kasih pembaca, malam ini ketika saya lihat “speedometer” blog ini telah menunjukkan 50,021 kali dibaca…

Walaupun yang suka membaca blog ini timbul tenggelam, tapi mungkin ada satu atau dua orang yang menjadi pembaca tetap alias pembaca setia blog ini..

Misalnya, Mas Purwoko alias Mas Didiek alias Simbah ketika membaca blog ini lalu memberi komentar ke semua posting yang saya tulis di blog ini. Wah..apa nggak capek tuh…lha wong saya yang mbalesin komentarnya satu per satu aja capek… Tapi Mas Didiek sekarang menghilang bagaikan ditelan bumi. Mungkin lagi sibuk ngurus anaknya cari sekolahan ya mas ?

Sebaliknya, keluarga Ibu Iing alias Bunda Iing, barusan saja menjadi pembaca dadakan yang tiba-tiba tertarik kepada cerita suaminya atau bapaknya yang dulu pernah kost di “kandang ayam” yang disulap jadi kamar kost !

Dan, kawan-kawan muda yang jauh yang lagi merantau atau bekerja di luar negeri macam Mas Adhiguna di Paris, Mas Resibismo di Kalsruhe, Disha di Oswego-New York (bulan kemarin sudah balik ke Madiun setelah ikut program YES/AFS exchange student ke US), serta mbak Yulis di Colorado Springs, belakangan juga sesekali mengunjungi blog ini..

Lalu Ibu-Ibu, Ibu Edratna yang kakak saya sendiri, ada lagi Ibu Tutinonka yang sedang menjadi tamunya Angela Merkell – beliau orang Ngayogyakarta sebenarnya – lalu Ibu Yuli alias Garasibu, juga kadang-kadang mampir di Blog ini..

Saudara-saudara di Cilandak, Bubat (Buah Batu), Semarang, Tangerang, dan Madiun, juga sering mengunjungi blog ini..

Tak lupa mahasiswa-mahasiswa saya. Yang paling sering mungkin si Agung, kayaknya setiap detik dia melototin blog ini terus. Lalu banyak yang lainnya : Yance, Friska, Eka, Nathanael, Edwin, Regina, Christine, Ditta (yang ini bukan anak saya lho), sering berkunjung ke blog ini..

Last but not least : akhir-akhir ini penggemar Pak Mario Teguh yang punya acara “Business Art with Mario Teguh di O-Channel Jakarta” dan “Golden Ways di Metrotv” juga sering menyerbu blog ini…malahan pada suatu malam hitnya khusus posting saya tentang Mario Teguh pernah mencapai 156 kali hits !

Juga jiwa-jiwa tertekan dan terkekang di luar sana, yang sedang gundah gulana karena skripsinya belum selesai : karena masalah judul, karena masalah isi, karena masalah pembimbing, semuanya tumpek blek di blog ini..

Akhirnya, para Madiuners, Pecellovers, dan para Pecelist dan Rujakcingurist di seluruh dunia, juga sering mampir di Blog ini sekedar untuk berbagi cerita tentang enaknya makanan vegetarian (kalau nggak ditambahi empal atau ayam lho !) itu…

Terima kasih, terima kasih. Tanpa anda-anda semuanya termasuk yang tidak bisa disebutkan satu persatu, blog ini dalam usianya yang 10 bulan aktif, tidak bakalan mencapai 50,000 hits !

I will keep writing, and I hope you keep reading…

Ya keep-keepan lah biar enak…

Cheers !!!! Mari bersulang !!!! Ting !!!! Glk..glk..glk…!!!!

[Cuman saya nggak tahu nih, siapa pembaca termuda dan tertua dari blog ini ? My guess is, pembaca termuda Ayodya anaknya Bu Iing dan pembaca tertua adalah kakak saya sendiri Ibu Edratna…]…

22 Comments (+add yours?)

  1. yulism
    Aug 13, 2008 @ 01:50:44

    Keep writing Pak Tri,
    Saya masih ingat nyasar di blog ini gara gara browsing nasi pecel dan akhirnya menumbuhkan minat saya untuk menjadi penyemarak di blogsphere. Terima kasih sudah berbagi Pak Tri, Sukses selalu untuk Pak Tri dan Keluarga. Terima kasih

    Reply

  2. tridjoko
    Aug 13, 2008 @ 06:24:19

    –> Mbak Yulis :

    I will mbak. Same to you mbak, semoga sukses selalu…

    Wah, saya browsing lewat Google, rupanya Colorado Springs kota yang menarik juga ya ?

    Saya jadi ingat sama Magetan, atau Magelang….

    (Sebentar lagi mau makan pecel nih buat sarapan)…

    Reply

  3. Agung
    Aug 13, 2008 @ 08:39:35

    hahahahahha…!!
    ga tiap detik lah Pak.
    tp tiap kali OL,
    saya pasti buka blog Bapak ini.
    kan supaya bisa ksh saya inspirasi.
    hahahahhahahahaha…!!!
    yah,semoga Bapak ga pernah kehabisan ide buat menghibur dan menginspirasi kita2 para pembaca.
    hehehehhehehe..!!
    juga selalu sabar menanggapi komen2 aneh.
    terutama dari saya.
    hahahahahahha…!!

    Reply

  4. edratna
    Aug 13, 2008 @ 17:04:35

    Hahaha…kadang kesibukan memang menyita….mau nulis aja rasanya udah tak ada tenaga. Yang penting keep writing…..

    Reply

  5. ayodya
    Aug 13, 2008 @ 18:11:31

    wah ternyata aku jadi pembaca termuda ya Om?
    hahahaha..
    selamat ya sudah dibaca 50,000 kali..
    keep writing ya Om.. =)

    Reply

  6. tridjoko
    Aug 13, 2008 @ 21:24:56

    –> Agung :

    Terima kasih telah menjadi pembaca setia blog ini…

    –> Ayodya :

    Memang menurut catatan resmi saya, Ayodya pembaca termuda blog ini…

    –> Bu Edratna :

    Sibuk ora sibuk , yen sempat lan pas duwe ide pasti tak tuangkan dalam bentuk posting di Blog. Dengan syarat, Speedy-ne ora ngadat (soale kadang-kadang / sering-sering ngadat)…

    Reply

  7. Resi Bismo
    Aug 14, 2008 @ 01:37:19

    makasih nama saya telah disebut, maaf saja jarang mampir…
    pengennya waktu di jakarta bisa silaturahim ke tempat om, tapi berhubung acaranya tgl 29 padahal saya tgl 30 lamaran jd gak bsia dateng, walaupun emang saja juga gak tahu sih, abis gaka da internet dirumah, mo ke warnet juga males… asikan juga tlp2an sama calon istri, hehehehe

    sukses om tri, udah 50.000… saya masih terseok2 nich di 12 ribuan….

    Reply

  8. tridjoko
    Aug 14, 2008 @ 07:42:50

    –> Mas Resi Bismo :

    Wah..lupa ngasih selamat ya atas hari bahagia yang kemarin. Cuman masih mendua nih artinya, lamaran berarti baru tunangan toh mas ? Belum menikah ? Soalnya, kalau mau menikah ini saya mau ngirim kado…hehehe…

    Nama Mas Resi saya sebut soalnya sebagai Wakil resmi Uni Eropa yang Mengunjungi Blog saya bersama Mas Adhiguna…hahaha…

    Hits saya sudah 50,000 tapi hits Blog Mas Resi baru 12 ribuan, tapi coba cek di Technorati –> ranking Blog Mas Resi jauh di atas Blog saya. Artinya banyak blog-blog lain di dunia ini yang menjadi Incoming Links bagi blog Mas Resi (nama Blog Mas Resi dijadikan Blogroll di banyak blog lain)…

    Jadi, sukses juga buat Blog Mas Resi lho…

    Reply

  9. muchdie
    Aug 14, 2008 @ 13:46:55

    Pak, tuaan siapa saya dengan Bu Edratna ?

    Reply

  10. simbah
    Aug 14, 2008 @ 14:12:49

    He…he…selamat Dik Yon!!!
    Sorry,…baru nongol, CPU di rumah hangus. Madiun sejak awal Juni sampai detik ini tidak pernah turun hujan meski udara malam boleh dibilang sejuk, sekitar 21 sampai 23 derajat, tapi siangnya bisa 31 derajat. Akhirnya CPU anakku yang di Surabaya dibawa pulang sekalian pasang Speedy, ikutan njenengan, kalau nggak salah habis 170 ribu masih promosi hari kemerdekaan. Eh… naik ke Platform ‘youtube’-nya diblok sama company, trus ditampilkan logo perusahaan, rupanya manajemen kawatir kalau pekerjanya ‘ngetube’ melulu lupa kerja he…he…
    Baru kemaren naik dan akses blog anda, ngomong-2 pengunjung tertua… ya saya sendiri…cucuku sudah sumebar kemana-mana dan berprofesi macam-2, ada yang jadi Dekan di salah satu PTS di Jak-sel sudah s3 dia, ada juga yang jadi tukang sampah di Madiun, tiap hari ketemu, yang jadi tentara juga ada, yang jadi guru SMA juga, lha anda juga salah satu cucuku bukan..??? Jadi Dosen ngrangkep peneliti…lengkap sudah…eh kebalik…nggak..??

    Reply

  11. tridjoko
    Aug 14, 2008 @ 14:21:56

    –> Muchdie :

    Hallo…Pak Pejabat Tinggi (soalnya tingginya benar-benar tinggi, 180 cm, dan pejabat lagi !)..

    Wah..sorry waktu nulis saya lupa kalau blog ini banyak dibaca teman2 sekantor BPPT, terutama dari PKT (Cak Ham, anda yang pegawai tinggi, dan Pak Ermawan), juga banyak sih yang dari TIEM (Pak Iqbal, Budhi Sumargono, dsb)…

    Anda dengan Bu Edratna jelas tuaan Ibu Edratna yang IPnya A.07xxx sedang anda kan F.12xxx ? Selisih 5 tahunan lah….

    Ya deh selamat membaca kembali Mauritz Melemma dan Annelis. Udah pulang ke Belanda kah mereka ?

    Reply

  12. tridjoko
    Aug 14, 2008 @ 14:29:08

    –> Simbah :

    Wah…seneng sekali anda “yang dituakan” muncul kembali ke kancah perblog-an ini…

    Emang mas, CPU kobong itu emang sudah lumrah terjadi. Pokoknya asal komputer jangkrik dan ngrakit sendiri, lama-lama motherboard-nya pasti kobong ! Motherboard anak saya yang di Bandung juga kobong, dan akhirnya motherboard komputer di Jakarta yang diboyong ke Bandung. Apalagi anda waktu mudanya suka menarikan Anoman dalam lelakon “Anoman Obong”…ya wis, persis plek…

    Di kantor saya BPPT You Tube dan Friendster juga diblock sama pengelola internetnya. Tapi kita nggak habis akal, langsung teman2 sekantor langganan Speedy paket office dan dipakai beramai-ramai bayarnya Rp 750 ribu per bulan, urunan setiap orang bayar Rp 50 ribu per bulannya. Soalnya You Tube kan banyak mengandung “ilmu” lho, banyak video tentang science dan technology ada di sana, jadi ya tinggal download aja (kita rupanya menjadi kelompok ke-15 orang-orang BPPT yang berlangganan Speedy)…

    Saya percaya deh, kalau anda sudah “tua”…hahahaha….lha wong dari SMA saja sudah disebut “Simbah” berarti kan sudah tua dari sananya hahahahaha….

    Tua mana dengan saya ? Aja rebutan tua lah, mengko ndak kelingan rebutan warisan…padahal warisanne ora ana…hahahahaha….

    Reply

  13. Poppy
    Aug 14, 2008 @ 18:26:24

    hahahaha…jadi ketauan suka ngintip2 blog Om Yon..meski cuma jadi silent reader a.k.a pembaca setia yg jarang komen ๐Ÿ˜›

    Sayang skali kok awardnya cuma buat pembaca termuda dan tertua aja sih? saya jd tdk terpilih ๐Ÿ˜€ kriuk…kriuk…garing tralala….

    Reply

  14. tridjoko
    Aug 14, 2008 @ 23:08:58

    –> Poppy :

    Iya mbak Pop, saya lupa nyebutin di postingan saya kalau blog ini juga suka dibaca sama saudara-saudara : mbak Poppy, mbak Ani, mas Ari, dan mbak Lis, serta mbak Gista…

    Sementara ini award untuk pembaca termuda dan tertua, nanti deh sambil dipikirin mau ngasih award apalagi (biar pokoknya mbak Poppy kepilih)…hahahaha…

    Reply

  15. tutinonka
    Aug 17, 2008 @ 22:02:37

    Pak Tri, terimakasih nama saya disebut juga. Dari mana tahu saya ada di negaranya Angela Merkell? Wong saya di rumah saja kok …. Ke Jermannya sudah tahun 2005 dulu, ceritanya aja yang baru sekarang.
    Oh ya, jujur nih Pak (boleh nggak?), saya lama-lama kesel sama Bapak. Soalnya Pak Tri nggak pernah mampir ke blog saya (uhuk, uhuk …). Mosok aku terus sing mampir … Kakehan ma’em-pir rak untuku suwe-suwe rompal … ๐Ÿ˜€
    Selamat ya Pak, sudah mencapai 50.000 hits. Semoga segera menyamai Bu Edratna yang sudah 260.000-an hits.

    Reply

  16. tridjoko
    Aug 18, 2008 @ 09:46:09

    –> Bu Tutinonka :

    Wah…saya kecele, ternyata Ibu ini ke negerinya Angela Merkell jebul sebelum Angela jadi kanselir ya….Berarti masih masanya Helmut Schroedder dong Bu ?

    Iya Bu, saya nyadar saya jarang blogwalking ke blog temen-temen. Itu kelemahan saya dan “kelemahan sistem”. Internet di kantor byar pet, tapi setelah disambungkan ke Speedy jadi ngacir, celakanya ada teman sebelah tempat duduk saya yang suka “beternak virus” makanya saya jadi gamang menggunakan komputer kantor..

    Di rumahpun, Speedy saya kan baru nyala lagi setelah 1 bulan lebih mati dan Telkom saya “sogok” dengan duwit cash Rp 2,4 juta ! Setelah itu saya langganan Speedy sebagai dosen dan bayar flat Rp 450 rb per bulan (untuk paket unlimited) tapi modem di rumah mati terus. Belakangan baru saya tahu caranya menghidupkan modem ADSL yang mati, yaitu dipancing dengan menghidupkan telkomnet di saluran telpon yang sama. Agung mahasiswa saya malah punya cara cespleng menghidupkan Speedy, yaitu call aja nomor telpon yang dipakai menghubungkan Speedy saya (sayang yang terakhir ini belum saya coba…)…

    Saya juga mau jujur ke Ibu nih, saya sebenarnya sering mengunjungi blog Ibu, tapi kelihatannya ibarat warung…blog Ibu kelihatannya membahas sayur aseeeem mulu. Mestinya agak warna-warni, ya sayur asem, ya bothok teri, ya goreng pedha, gitu lho Bu…

    Reply

  17. adhiguna
    Aug 18, 2008 @ 18:04:33

    Duh pak Tri ngomongin sayur asem, bothok teri, peda goreng jadi kangen nih sama masakan ibu hehe..

    Congrats atas hitsnya ya pak.

    Saya pingin belajar nulis seperti pak Tri ini tapi ya mungkin hidup saya sehari-hari memang tidak begitu menarik untuk diceritakan (yah hidup bujangan yang kegiatannya hanya berkisar sekitar kantor, kampus, gym)

    dan juga saya tidak bisa mengekspresikan sebaik pak Tri..

    Reply

  18. tridjoko
    Aug 18, 2008 @ 18:19:07

    –> Mas Adhiguna :

    Trims congrats-nya. Wah..masa di Paris kagak ada yang bisa masak sayur asem, bothok teri, dan peda goreng mas ?

    Saya dulu waktu di Bloomington cukup beruntung karena banyak ibu-ibu dan bapak-bapak (antara lain Ibu Syarif, Ibu Adam, dan Pak Budi) yang pinter masak dan kita sering diundang makan setiap Minggu sore..jadi kerinduan akan Indonesia minimal dalam hal makanan bisa terobati..

    Mengenai nulis cerita sehari-hari, justru itu yang menarik mas. Mas bisa cerita siapa saja teman2 anda dan kebangsaannya, kebiasaannya, kemampuannya, preferensinya tentang makanan, dan sebagainya. Toh ceritanya dalam bahasa Indonesia jadi mereka bakalan tidak tahu (atau nama mereka bisa disamarkan). Pasti menarik loh !

    Dengan catatan, kalau Mas Adhi ada waktu lho, kan sibuk dengan Industrial Ph.D programnya sekarang ini…

    Cara mengekspresikan, anggap Mas Adhi sedang bicara biasa…pasti ceritanya jadi tob markotob…(ini pinjam istilah Pak Bondan “Maknyus” Winarno lho)…

    Reply

  19. adhiguna
    Aug 18, 2008 @ 23:05:56

    hehe pak Tri actually saya sudah pindah ke Valenciennes dan di kota industry ini saya bener2 belum pernah ketemu sama orang Indonesia samasekali. Kota ini kecil dan hanya ada industry pak, tidak menarik sepรชrti Paris.
    Tapi deket Belgia dan Belanda.

    Kalau kangen masakan dan orang Indo saya naik bus 5 jam ke Belanda. Beli bumbu di Brussel. Saya bisa sih masak masakan Indonesia, tapi rasanya tidak pernah sama buatan Ibu hehe…

    Iya nanti coba deh saya bikin blog yang lebih “hidup”. Kalau sibuk sih saya rasa pak Tri juga sama2 sibuk tapi sempet juga sih nulis hehe

    Reply

  20. tridjoko
    Aug 19, 2008 @ 23:02:29

    –> Mas Adhiguna :

    Saya rasa di Belanda ada “sambel oelek” dijual di banyak toko-toko Oriental. Rasanya enak lho mirip “sambel bajak” kalau istilah Jawanya sih…

    Jadi worth it to travel 5 hours just to get “sambel oelek”…hehehehe….

    Iya mas, sama-sama saja kita ini. Kita harap blog kita semakin baik dan semakin baik lagi. Bagaimana caranya, ya tanyalah pada rumput yang bergoyang…hahaha…

    Reply

  21. tutinonka
    Aug 20, 2008 @ 21:19:53

    Hehehe …. bosen sama sayur asem ya Pak? Maap deh, mungkin waktu Bapak buka blog saya, pohon asem saya lagi panen, jadi bikin sayur asem terus … :D.

    Tapi sebetulnya saya punya 13 categories artikel, antara lain “Buah Pena” (cerpen dan cerber), “Entertain” (musik, film, dan tari), “Intermeso” (hal-hal yang rada ‘nyleneh’), “Jalan-Jalan Yuuk” (kisah perjalanan), “Rerasan Hari ini” (topik yang sedang aktual di masyarakat), “Teropong” (ilmu pengetahuan populer), dan lain-lain. Mungkin pas Bapak membuka blog saya, ketemunya pas artikel dalam category “Jalan-Jalan Yuuk” yang saya tulis secara serial.
    Thanks anyway untuk kritiknya, Pak. Saya akan mencoba memperkaya tulisan saya. Tapi yang jelas saya tidak akan menulis tentang IT, soalnya itu dunia ‘antah-berantah’ bagi saya … ๐Ÿ˜€

    Btw, meskipun kesal, saya toh buka terus blog Bapak. Tahu apa sebabnya, Pak? Karena Bapak tidak pelit menjawab komentar yang masuk, jadi bisa ngobrol, ada interaksi. Saya paling ‘mmhh’ kalau baca blog yang pemiliknya tidak pernah merespon komentar yang masuk. Kok seperti bicara dengan tembok.
    So, keep talking nggih Pak …

    Reply

  22. tridjoko
    Aug 21, 2008 @ 07:25:03

    –> Bu Tutinonka :

    Ya Bu, saya janji akan keep writing, keep talking, keep reading, dan keep answering,….pokoknya keep-keepan lah !

    Mungkin waktu saya baca blog ibu (he..he..lebih tepat komentar ini saya tulis di Blog ibu ya, biar “utang” saya belum ngasih komentar jadi terbayar) saya bacanya di serial perjalanan Ibu ke negerinya Angela Merkell. Saya nggak baca banyak, tapi kesan saya Ibu memang lagi jalan-jalan ke Deutschland sana makanya saya nggak ngasih komen, lha saya mikirnya bagaimana bisa di Jerman ibu menemukan Warnet ? Walaupun namanya CyberCafe ? Kalau di Jerman apa ya namanya KiberKafe ? Hahahaha…

    Kesan saya tulisan di blog Ibu terlalu banyak yang “too good to be true” alias ideal banget alias semuanya bagus banget. Nah, saya ini tipenya orang yang seneng denger cerita yang rada sengsara macam “Si Timun Emas” atau “Bawang Merah Bawang Putih” gitu lho Bu..

    Saya masih punya utang nih, belum mengunjungi blog Ibu…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: