Raja yang paling dibenci

Raja yang paling dibenci di seluruh dunia, tentu saja adalah “Raja Kentut” !!

Celakanya, itulah “gelar kebangsawanan” saya sejak kecil. Sewaktu kecil dulu jika sedang bermain tiba-tiba bergerilya bau yang tidak sedap, pertama kali yang dicurigation pasti saya. Dan mereka “korban” itu, meminta agar saya menjulurkan lidah. “Nah…itu tuh lidahnya berwarna biru, berarti dia yang ngentut…”, kata mereka bersungut-sungut tapi puas, karena sudah menemukan “si culprit”…

Kelas 3 SD saya mempunyai teman sebangku, namanya Pudjo Wiseso. Hobby dan kemampuan kita sama, apalagi kalau tidak mengharu-birukan dunia nyata dengan bahaya latent berupa bau yang menggemparkan. Bisa disertai bunyi – yang ini tidak terlalu berbahaya, menurut Professor Fujita kategorinya baru K-1 – sampai menyelinap menusuk ke relung-relung hidung tanpa suara, nah ini yang oleh Professor Fujita (ahli angin puyuh AS) dikategorikan K-5 alias paling berbahaya !

Pada suatu hari, guru kami Ibu Tiwi menyuruh kami berdua – saya dan Pudjo – agar secepatnya keluar dari ruangan. “Ayo kalian berdua, cepat keluar dari ruangan !!! Cepat !!! Cepaaaattt !!!”, kata Bu Guru keras membahana sehingga seluruh kelas yang lagi mengerjakan soal pada berpaling ke arah asal suara. Kami berduapun berjalan gontai keluar kelas – agak malas-malasan, terutama saya. Ternyata kali ini yang menghasilkan K-5 (Kentut berskala 5 alias paling berbahaya) adalah Pudjo, bukan saya. Alhasil di akhir cawu, di raport saya nilai Budi Pekerti saya dituliskan “k” alias “kurang”, tepatnya mungkin… “kurang ajar”… !!!

Pudjo rupanya tinggal kelas, dan saya terus menapaki kelas-kelas selanjutnya. Baru kelas I SMP saya nemu “raja” lagi, yang kali ini bernama Hamdani – anak Sleko Slovakia (daerah di Madiun yang disebut Sleko, entah kenapa anak sekolah menamakannya “Sleko Slovakia”)…

Hamdani ini punya ilmu “k” yang lebih halus daripada Pudjo. Sekali waktu, pas dia baca buku sayapun “mengebom” dan Hamdani sebagai korban cuman mesam-mesem seolah hal itu tidak menyakitkan hatinya. Beberapa menit kemudian, sayapun dipanggil “Yon mari kita belajar bersama”. Kamipun lalu membaca buku bersama. Kali ini Hamdani bermain sok akrab, sayapun dirangkul dan tangannya yang tergenggam menunjuk ke buku yang sedang kami baca, seolah-olah ia sok akrab banget. Rupanya….tangan yang tergenggam itu mengandung zat polutan sangat berbahaya dengan kategori K-6 !!!!

Sayapun langsung pingsan….. dan bangun-bangun langsung menulis posting ini !

12 Comments (+add yours?)

  1. liswari
    Oct 10, 2008 @ 09:43:12

    hehehe om yong ada sisi jayus nya juga nich :-p

    Reply

  2. tridjoko
    Oct 10, 2008 @ 10:05:39

    –> Mbak Lis :

    You bet !!! ….. 😉

    Reply

  3. edratna
    Oct 10, 2008 @ 16:40:41

    Huahuahua…ngakak….

    Reply

  4. .\Gojo
    Oct 10, 2008 @ 20:56:34

    Dulu aku percaya pada sebuah teori mengenai hukum kekekalan energi kentut… bunyinya kurang lebih seperti berikut:

    “Kentut itu ibarat sebuah energi-dalam-perut yang bisa dikeluarkan ke dalam bentuk energi lainnya. di mana nilai kumulatif-nya selalu sama serta memenuhi kaidah dan persamaan energi: E(kentut) = E(bau) + E(bunyi) + E(kinetik angin) + E(lain-lain) + Losses… ”

    Singkat kata, kalau orang yang kentutnya gak berbunyi, besar kemungkinan kentutnya bau … sementara yang kentutnya berbunyi keras kemungkinan besar gak akan bau, karena semua energi yang terkandung sudah ditransfer jadi energi bunyi .. 😀

    Reply

  5. alrisblog
    Oct 11, 2008 @ 04:14:32

    wakakakaaa…
    Tapi zat polutan itu emang harus dilepaskan, pak. Lha, wong ada yg buat itu keluar mesti operasi ngeluarin biaya berjut-jut. Jadi bersyukur aja masih bisa berbau ria tanpa suara.
    Btw, apakah Hamdani yang pak Tri maksud yang di BPPT itu. ( Margarita: Bikin Ceria atau Sengsara)
    Saya udah tiga kali bersuratan dengan beliau.

    Reply

  6. tridjoko
    Oct 11, 2008 @ 07:36:23

    .\Gojo :

    Wah…trims akan “The Frat Theorem”-nya…. 😉

    Sayang, nggak disertai dengan “Proof”…. ;-(

    Kalau disertai dengan Proof, pasti anda sudah bisa nulis disertasi dengan Judul “An Analysis of the Relation of Frat, Energy, and Pollution”….

    Hehehehe….Promotornya pasti saya… 😉

    Saya juga punya teori : “Kentut itu mempunyai dua sisi sudut pandang. Kesehatan vs Kesopanan. Kalau kesehatan lebih penting daripada kesopanan, lebih baik kentut di depan orang tua. Kalau kesopanan lebih penting daripada kesehatan, lebih baik nahan tidak kentut di depan orang tua yang ujung-ujungnya bisa sakit”..

    Hahaha…

    Reply

  7. tridjoko
    Oct 11, 2008 @ 07:38:53

    –> Alris :

    Teman yang mabok Margarita dan orang BPPT itu namanya Muhammad Hamdani. Sedang teman SMP 2 Madiun ini namanya Hamdani saja….

    Jadi memang lain….yang satu sopan sekali, yang satu lagi pura-puranya sopan padahal kacau sekali…

    Reply

  8. tridjoko
    Oct 11, 2008 @ 07:40:07

    –> Bu Edratna :

    Sekali-sekali ngakak….doesn’t hurt.. !

    Reply

  9. MeOnK
    Oct 20, 2008 @ 18:03:24

    wew emank klo kentut lidahnya berubah warna jadi biru yach???

    *lemot mode ON*

    tapi pengalamannya lucu juga pak… ehehe…

    http://meihong88.wordpress.com

    Reply

  10. tridjoko
    Oct 20, 2008 @ 23:34:24

    –> Meonk :

    Ya menurut cerita kita-kita ini waktu kecil dulu, siapa kentut lidahnya pasti berubah biru…

    Betul atau tidaknya,

    tanyalah pada rumput yang bergoyang…. 😉

    Reply

  11. MeOnK
    Oct 21, 2008 @ 12:29:22

    owh saya kira bneran berlidah biru…

    klo bner jadi pengen d buktikan.. hahaha

    Reply

  12. erfanmelanaga
    Oct 22, 2008 @ 16:00:26

    waduuuhhh…,
    hahahahaaa…, ituh beneran yah pak..,
    coba ntar klo saya ‘k’…, saya liat lidah saya…,

    yg pasti saya tahu sifat pasti ‘k’ ituh
    tak berwujud.., memenuhi ruang.., tidak berwarna.., dan BOLANG = “jeBOL iLANG” pak
    hehehe46x,,,,

    ohh iyah.. lanjut pak.., saya erfan melanaga dr 05PCT smoga saya aktif bloging seperti bapak juga.., mohon bimbingannya…,
    :D:D

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: