RFID tech goes to Binus campus

Tanggal 9 Juli 2009 ini adalah permulaan dari Semester Pendek di Binus yang bakal berakhir sekitar akhir Agustus 2009 yang akan datang. Ada beberapa pemandangan dan perasaan baru memasukkan Semester Pendek ini..

Pertama, sejak 7 Juli 2009 gedung parkir mobil kampus Anggrek yang berlantai 8 sudah mulai dioperasikan. Adalah mobil-mobil milik mahasiswa Binus yang diharapkan parkir di gedung parkir jangkung ini. Selama anda membawa Binus ID yang berteknologi RFID (Radio Frequency Id), anda dipersilahkan parkir di sana. Cukup menggeser kartu BCA Flazz cum Student ID anda di “tempatnya” maka nama anda akan tercatat memarkirkan mobil. Cara keluar dari tempat parkir juga sama, gesekkan BCA Flazz anda dan anda boleh pulang…tentunya setelah bayar uang parkir..Tempat parkir untuk motor mahasiswa, mobil dosen, mobil staf, dan mobil yayasan tetap di lantai ground dari kampus Anggrek..

Kedua, mulai Semester Pendek 2009 ini kelihatannya Binus sudah serius untuk sepenuhnya menggunakan kartu Flazz yang berteknologi RFID untuk melakukan segala transaksi perkuliahan. Di ruang dosen, untuk menandakan bahwa dosennya hadir, dosen diminta untuk menggesekkan kartu ID Dosen (BCA Flazz) ke tempatnya. Setelah itu, begitu memasuki ruang kelas, dosen juga diminta menggesekkan kartu ID Dosen sampai terbaca “accepted” di RFID readernya. Setiap mahasiswa yang hadir juga satu demi satu diminta untuk menggesekkan kartu ID mahasiswanya ke RFID reader sampai terbaca “accepted”. Setelah itu, dosen diminta mengecek absensi kehadiran mahasiswa yang telah mengabsen dengan menggesekkan kartu ID mahasiswa tadi. Jika ada mahasiswa yang kartu IDnya masih bermasalah tapi yang bersangkutan hadir kuliah, dosen bisa “mem-by-pass” kehadiran dengan meng-klik kolom kehadiran mahasiswa tersebut. Setelah itu, KOMTI alias Ketua Kelas diminta untuk memberikan verifikasi atas materi perkuliahan yang telah diberikan dosen, dengan cara memberi tanda contreng atau centang (check mark) ke materi perkuliahan yang ada pada jam kuliah tersebut (sudah disiapkan oleh Binus bahannya). Jika KOMTI sudah membubuhkan persetujuannya, maka waktunya bagi dosen untuk men-submit absensi kehadiran mahasiswa dan dosen itu ke Bagian Akademis Binus yang pada gilirannya akan memelihara record ini sebagai “audit trail” jika kapan-kapan diperiksa dalam rangka ISO-9000 atau diperiksa oleh pihak eksternal (Dikti/Kopertis III)..

Jadi bagi dosen dan mahasiswa, kartu ID yang berteknologi RFID tadi adalah hal penting pertama yang harus diperhatikan sebelum hadir di perkuliahan yang dilaksanakan di jadwal yang telah ditentukan, di ruang kelas yang telah ditentukan, dan dengan materi perkuliahan yang telah ditentukan…

Does RFID card make your life easier ?

You bet !!! No, at the beginning. Yes, in the long run…