Puisi Malam..

MALAM (I)

malam
peluklah aku erat-erat
pejamkanlah mataku
aturlah nafasku
berikan mimpi terindahmu
hantarkanlah aku melalui subuh
menyongsong esok pagi yang cerah
menemui duniaku yang hilang kembali ke pangkuangku
oh malam, kabulkanlah

MALAM (II)

malam
aku menyukai kelammu
aku menyukai sunyimu
aku menyukai cengkerikmu
aku menyukai aturan nafasmu
aku menyukai suara burung malammu
aku menyukai embun jatuhmu
aku menyukai keabadianmu
aku menyukaimu malam
peluklah aku di dalam kelammu
antarkan aku menjemput mimpiku

MALAM (III)

malam
kelam
sendu
rindu
malang
terbenam
syahdu
terpaku
meratap
sirna
pudar
abadi
menanti
tidurku nanti


6 Comments (+add yours?)

  1. edratna
    Dec 29, 2009 @ 14:21:29

    Nshh gitu dong… lagipula antara tulisan di blog dan FB bisa langsung link kok. Jadi kalau ada link nya dan ditulis di FB, kita jadi tahu bahwa ada tulisan baru di blog.

    Walau saya juga belum mencobanya..hanya melihat FB nara blog lainnya

    Reply

  2. cakham
    Jan 04, 2010 @ 14:39:27

    malam lagi pak?

    Cak Ham,
    Iya nih Cak, sementara nulis puisi malam, nanti ada waktunya puisi siang dan sore (tapi…terus apa serunya kalau siang dan sore dibikin puisi ? hihihi…)

    Reply

  3. ida hidayati
    Jan 21, 2010 @ 14:11:40

    assalam, suka puisi ya pak? sama dong pak hehehe,, itu puisi ciptaan bapak? keren keren…

    Ida,
    Wah..makasih compliment nya…:))

    Reply

  4. winant
    Jan 30, 2010 @ 15:57:28

    malam….
    selalu datang
    malam….
    selalu pergi
    malam…
    hadirkan selimut senja sebelum penjemputan
    hadirkan mimpi-mimpi dan khayalan sebuah perjalanan
    bersama malam…
    angin berdo’a lirih
    gerimis memohon dalam do’a khusuk
    malam….
    berakhir seiring pagi tebarkan pesona cahaya

    Mas Winant,
    Wah..makasih sumbangan puisinya…hehe..

    Reply

  5. shianash
    Feb 17, 2010 @ 09:22:22

    AKU INGIN MENYEBUTMU MALAM

    tak tau mengapa aku ingin menyebutmu malam
    hatiku berkata bahwa kau malam

    entah karena kau menyimpan berjuta misteri
    yang sampai sekarang pun sulit aku selami

    entah karena kau menebar berjuta pesona
    membuat aku maupun yang lain terlelap
    tenggelam dalam gemerlap yang kau biaskan

    bagiku hitammu membuatku takjub
    kau menenangkanku sesaat kau datang dengan senyummu
    menyembunyikanku dari hirukpikuk dunia
    seolah tak peduli dengan apa yang aku buat
    tapi kau selalu tau apa isi hatiku

    tak tau mengapa aku ingin menyebutmu malam

    atau karena kedatanganmu yang hanya sekejap
    menghanyutkan namun menyiapkan perasaan gundah
    takut kehilangan
    takut membencimu
    takut harus melepasmu

    from my FB note>.< 02.05.09

    Hi Lishia,
    Terima kasih telah menyumbangkan puisi Lishia di sini, I really appreciate it. Saya bahkan telah membaca puisi Malam versi 2 yang Lishia tulis….wow..bagus juga ternyata..

    Lebih salut lagi, puisi yang sebagus itu ditulis oleh seorang mahasiswi yang sekolahnya di Teknik Sipil….hehehe..tambah salut deh !

    Reply

  6. mamisinga
    Feb 24, 2010 @ 10:19:00

    nice poem 😀

    Mamisinga,
    Terimakasih….ini tulisan sumbangan temen-temen saya koq….bagus-bagus yah ?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: