Mr. Belo and Mrs. Sawiyah

Pagi ini sewaktu saya mandi, saya perhatikan seekor anak cecak sepanjang 3 cm terperangkap di bagian bawah kamar mandi. Mengingat pagi itu saya akan keramas menggunakan shampoo yang cukup banyak, saya tidak yakin anak cecak itu akan berumur panjang. Langkahnya juga sudah gontai…maka anak cecak itu saya ambil dan saya selamatkan, minimal selamat dari terjangan banjir shampoo saya…

Sambil mandipun saya teringat pelajaran Bahasa Daerah yaitu Bahasa Jawa semasa SMP. Sebagai murid kita diwajibkan menghapalkan sebutan bagi “anak binatang”. Misalnya, sawiyah adalah anak cecak, sedangkan belo adalah anak kuda. Anak ayam adalah piyik, dan anak kambing adalah cempe. Wah…menarik juga pekerjaan hapal-menghapal di SMP ini…karena yang perlu dihapal sekitar 100 binatang, dan menghapalkan sebutan bagi anak 100 binatang ini tentu tidak mudah…dan sering kebalik-balik : belo adalah anak cecak, dan sawiyah adalah anak kuda….hahahaha….kayak di film kartun aja, semuanya serba mungkin, termasuk kemungkinan terbalik !

Belajar bahasa Inggrispun kita juga harus menghadapi hal ini. Apa anak dari kuda ? What is the child of a horse called ? Pony ? No, pony is another type of horse, a small one, but pony is not the child of a horse…

Menarik bukan ? Apalagi kalau disuruh menghapalkan kata “sekelompok” yang dihubungkan dengan binatang. Bagaimana kita menyebut “sekelompok ikan” ? A school of fish. “Sekelompok sapi” ? A herd of cattle. “Sekelompok burung” ? A flock of birds….dst…dst…

Bicara bahasa….menjadi lupa, kalau sekarang sudah tanggal tua…hahaha…