Bapak sakit ya ?

Demikian pada suatu hari pertanyaan yang diajukan ke saya oleh salah seorang mahasiswa saya melalui Facebook…

Iya, saat ini saya sedang sakit jantung. Tepatnya tanggal 6 Nopember 2010 saya terkena sesak nafas dan bahkan nafas saya sempet hilang. Celakanya, saya sesak nafas cukup sering, yaitu 3 kali dalam 2 hari. Dan celakanya lagi, saya sudah diperiksa oleh 2 orang dokter di sekitar tempat tinggal saya. Dokter yunior yang seorang wanita tidak berkata apa-apa (mungkin karena dia lupa mengukur tensi darah saya sebelum diperiksa). Dokter kedua, dokter sepuh yang sudah saya anggap dokter keluarga juga tidak berkomentar apa-apa (walaupun saya bisa membaca dari wajahnya yang sedikit tegang, segera setelah beliau mengukur tensi darah saya).

Untunglah, isteri saya membawa saya ke dokter ketiga, seorang kenalannya yang telah mendapatkan gelar S3 baru-baru ini. Sore itu saya diperiksa pakai stetoskop, dan dokter ketiga ini langsung mengerinyitkan alisnya sambil berkata, “Bu…bapak bukan sakit maag atau sesak nafas, tapi tadi saya dengarkan melalui stetoskop kalau ada “debur-debur” mencurigakan…dan itu merupakan tanda bapak kena sakit jantung Bu. Segera dibawa ke rumah sakit ya Bu, ini saya buatkan surat pengantarnya”.

Sepulang dari diperiksa di ruang praktek dokter ketiga ini, saya mengendarai mobil saya ke sebuah rumah sakit besar dekat TMII. Dokter jantung senior yang buka praktek di Lab Jantung RS inipun bilang, “Wah…ini mah udah parah, nanti saya beri surat untuk menuju UGD Rumah Sakit itu (sambil menyebut rumah sakit rujukan nasional buat sakit jantung)”. Lepas diperiksa EKG, Rontgen, Echo oleh dokter jantung senior ini, dan setelah menerima surat pengantar dari dokter ini, sayapun sendirian menuju ke RS Jantung ini dengan menaiki taksi Pusaka. Isteri saya mengendarai mobil yang saya bawa, karena ternyata anak saya tidak membawa kunci rumah.

Hari Sabtu tanggal 6 Nopember 2010 jam 20.45 sayapun masuk ke ruang UGD Rumah Sakit Jantung paling terkenal di Jakarta ini. Saya diperiksa dokter jaga…dan diagnosa menderita “aorta dilatasi” (pembengkakan aorta) atau “aneurisma”, dan malam itu setelah diperiksa dengan mesin canggih MIRC Scan saya juga menderita “regurgitasi” (darah yang sudah dipompa jantung turun lagi ke bilik kiri karena ada kebocoran klep jantung yang disebut “klep aorta”)…

Saya tinggal di ruang intermediasi RS ini selama 10 hari, dan 2 hari di ruang perawatan, sampai saya dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang pada hari Kamis sore tanggal 18 Nopember 2010…

Beberapa hari kemudian, dokter jantung yang merawat saya mengatakan bahwa saya harus menjalani “tindakan” selanjutnya agar kesehatan saya kembali ke level yang paling prima. “Tindakan” itu adalah sebuah operasi besar yang disebut “Bentall procedure”, yaitu operasi mengganti saluran aorta yang bengkak dengan “tube” atau “graft” yang terbuat dari “serat dacron”, dan mengganti “klep aorta” saya dengan klep buatan terbuat dari metal…

Tanggal 8 Februari 2011 saya harus “check-in” di Rumah Sakit Jantung ini, dan tanggal 10 Februari 2011 (belum diketahui jam nya) saya akan menjalani operasi “Bentall procedure”…

Waktu penyembuhan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 8 minggu (2 bulan), sehingga saya mohon izin untuk tidak mengasuh blog ini sampai tanggal 10 April 2011 nanti.

Mohon doanya mudah-mudahan operasi jantung saya berjalan lancar dan saya bisa kembali sehat seperti sediakala…

Salam….

5 Comments (+add yours?)

  1. welly iskan d
    Feb 18, 2011 @ 08:14:00

    semoga cepat sembuh.. pak tridjoko.. tetap semangat yah pak

    Reply

  2. ashari
    Feb 18, 2011 @ 09:42:26

    Semoga Allah memberikan kesembuhan yang tidak mengakibatkandatangnya penyakit lain. Bersabar, Pak… semoga cobaan dengan penyakit tersebut menghapus dosa dan meningkatkan derajat Pak Tri di sisi Allah.. Amin.

    Reply

  3. wayan
    Feb 21, 2011 @ 20:28:13

    Sudah lama rasanya saya tidak memberikan komentar di blog bapak maupun di fb bapak.
    walopun sangat jarang memberikan komentar mungkin saya hanya bisa memberikan doa saja supaya bapak cepat segera sembuh dan bisa kembali beraktifitas.
    tetap semangat pak!!

    Reply

  4. purwoko
    Feb 27, 2011 @ 13:11:15

    Yahh,…pengalaman yang mendebarkan. Namun anda terlihat tetap tenang dik Yon. Salut buat yang ini. Semoga lekas sembuh dan menulis kembali.
    Allah SWT selalu beserta Anda. amien….

    Mas Didiek,
    Iya mas…saya tenang-tenang aja. Tadi sore sudah pulang ke rumah setelah 1 bulan menghuni Rumah Sakit….hehehehe

    Reply

  5. nurzahra
    Sep 22, 2011 @ 19:45:30

    alhamdulillah bpk udah sembuh..insya allah bpk dilindungi allah swt

    Mbak Nur,
    Wah…tentunya berkat bantuan teman-teman mbak Nur sebagai suster yang sangat perhatian terhadap pasien yang tidak berdaya seperti ini, tetap memberi semangat, dan membantu kapan diperlukan…..itulah yang menyembuhkan saya dengan cepat mbak…

    Salam buat teman2 suster ya mbak….(sebenarnya ada cerita lucunya, yang tidak saya tulis di blog, kalau mbak Nur mau nanti saya kirim via japri)…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: